bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pertamina dan Pupuk Indonesia Jalin Kolaborasi Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional

Redaksi 01 Juli 2026 4 views
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jalin Kolaborasi Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Pertamina (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menjajaki potensi kolaborasi. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung keberlanjutan pasokan bahan baku bagi industri pupuk yang krusial bagi ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyatakan bahwa sinergi ini sejalan dengan upaya membangun kemandirian bangsa melalui swasembada energi dan pangan. Menurutnya, kedaulatan suatu bangsa sangat bergantung pada ketersediaan energi dan kekuatan sektor pangan. Oleh karena itu, kolaborasi antara Pertamina dan Pupuk Indonesia dipandang sebagai dua pilar utama kedaulatan Indonesia.

Simon menjelaskan bahwa Pertamina terus bertransformasi dengan strategi pertumbuhan ganda, memperkuat bisnis inti untuk menjaga ketahanan energi nasional, sembari mengembangkan bisnis rendah karbon menuju Net Zero Emission. Di sisi lain, Pupuk Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga produktivitas pertanian nasional dan memperkuat industri petrokimia Indonesia. Ia meyakini, penggabungan kedua kekuatan ini akan menciptakan efisiensi dan membangun ekosistem strategis yang memperkuat fondasi industri dan ekonomi Indonesia.

Senada dengan itu, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, menekankan pentingnya sektor energi yang kuat untuk menggerakkan industri, serta industri yang kuat untuk mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi. Ia menambahkan bahwa Pertamina dan Pupuk Indonesia memiliki mandat yang saling melengkapi. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya membangun hubungan antar perusahaan, tetapi juga kemitraan yang memperkuat ekosistem industri nasional, meningkatkan daya saing, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Rahmad menambahkan, perpaduan kompetensi Pertamina di sektor energi dengan pengalaman Pupuk Indonesia di sektor pupuk dan petrokimia akan menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi kedua perusahaan dan memberikan manfaat bagi Indonesia. Nota Kesepahaman ini menjadi landasan bagi kedua BUMN tersebut untuk mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama, memanfaatkan kompetensi, aset strategis, dan kapabilitas masing-masing. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri nasional, mendorong hilirisasi, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta memperkuat daya saing industri dalam negeri.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.