bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Pertamina Dukung Pengelolaan Sampah di Desa Kuta, Mandalika

Redaksi 10 Oktober 2026 13 views
Pertamina Dukung Pengelolaan Sampah di Desa Kuta, Mandalika
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, PT Pertamina (Persero) mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Bank Sampah Putri Nyale di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Dukungan ini juga ditujukan untuk menghadapi peningkatan kunjungan saat Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitar Mandalika. Bank sampah mendorong warga memilah dan mengolah sampah. Sampah anorganik dapat dijadikan produk bernilai jual, sedangkan sampah organik dimanfaatkan sebagai pupuk.

Menurut Arya, lingkungan yang bersih berkaitan dengan kenyamanan kawasan wisata. Melalui bank sampah, masyarakat juga mendapat edukasi untuk mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Ia menyampaikan hal itu saat mengunjungi Bank Sampah Putri Nyale pada Jumat (9/10).

Pertamina memberikan bantuan berupa motor listrik roda tiga untuk mengangkut sampah serta tempat penampungan berukuran besar. Kendaraan tersebut membantu pengelola menjangkau warga di 20 dusun di Desa Kuta.

Ketua Bank Sampah Putri Nyale, Hanila, mengatakan meningkatnya aktivitas masyarakat dan usaha, terutama selama gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, turut meningkatkan kebutuhan layanan pemilahan dan pengolahan sampah. Bank sampah itu berdiri pada 2022 karena Desa Kuta belum memiliki fasilitas pemilahan dan pemrosesan sampah yang memadai.

Operasional bank sampah sempat terhenti pada 2023 akibat kendala pasokan air dari sumur bor dan keterbatasan fasilitas. Hanila mengatakan kegiatan kembali berjalan melalui kolaborasi berbagai pihak. Bantuan kendaraan listrik juga membantu pengelola memperluas penjemputan dan mengangkut sampah dalam jumlah lebih besar, seiring meningkatnya permintaan layanan di kawasan Mandalika.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.