bytedaily
Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Pertamina Pastikan Pasokan Avtur untuk Kelancaran Penerbangan di Labuan Bajo Pasca Gempa

Redaksi 20 Agustus 2026 1 views
Pertamina Pastikan Pasokan Avtur untuk Kelancaran Penerbangan di Labuan Bajo Pasca Gempa
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Pertamina Patra Niaga telah mengambil langkah sigap untuk menjamin ketersediaan avtur di Bandara Komodo Labuan Bajo. Upaya ini dilakukan guna memastikan kelancaran operasional penerbangan di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.

Gempa tersebut dilaporkan mengganggu jalur distribusi avtur menuju Aviation Fuel Terminal Komodo Labuan Bajo, baik melalui jalur utama dari Fuel Terminal Reo maupun jalur alternatif dari Fuel Terminal Ende. Menghadapi kendala ini, Pertamina Patra Niaga segera menerapkan pola penyaluran darurat dengan memanfaatkan Integrated Terminal Bima. Pengiriman avtur dari Bima ke Labuan Bajo dilakukan menggunakan mobil tangki/bridger Avtur melalui jalur laut, yang memerlukan waktu tempuh lebih lama dari kondisi normal.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa strategi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi penerbangan di tengah pemulihan jalur distribusi utama. Berbagai skema pasokan alternatif telah disiapkan untuk menjaga konektivitas udara yang vital bagi pergerakan bantuan, personel kemanusiaan, tim pencarian dan pertolongan, penanggulangan bencana, serta penerbangan komersial.

Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) untuk mengantisipasi kebutuhan avtur penerbangan ke Labuan Bajo. Pasokan dioptimalkan melalui penambahan volume pengisian avtur di bandara keberangkatan serta pemanfaatan bandara alternatif di Lombok, Kupang, dan Denpasar, sesuai dengan kebutuhan operasional.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memantau pasokan dan stok avtur di Labuan Bajo serta bandara-bandara di sekitarnya. Penyesuaian pengaturan akan terus dilakukan selama masa pemulihan untuk memastikan kebutuhan penerbangan tetap terpenuhi hingga jalur distribusi menuju Bandara Komodo Labuan Bajo kembali berfungsi normal.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.