bytedaily
Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Pertamina Perluas Program Energi Berdikari untuk Dorong Ekonomi Desa

Redaksi 28 Agustus 2026 3 views
Pertamina Perluas Program Energi Berdikari untuk Dorong Ekonomi Desa
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Pertamina (Persero) terus mengembangkan program Desa Energi Berdikari (DEB) dengan mengintegrasikan pemanfaatan energi terbarukan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hingga Agustus 2026, tercatat 269 program DEB telah berjalan di berbagai wilayah Indonesia, dengan target peningkatan menjadi 332 program hingga akhir tahun.

Penguatan program ini menjadi salah satu fokus utama dalam Festival Desa Energi Berdikari Pertamina 2026 yang diselenggarakan pada 27-28 Agustus 2026 di Grha Pertamina, Jakarta. Acara ini bertujuan untuk mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, inovator, dan penggerak masyarakat guna memperluas kolaborasi serta mendorong penerapan teknologi tepat guna di tingkat desa.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, mengapresiasi implementasi DEB sebagai contoh pemanfaatan teknologi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pedesaan. Ia menyatakan kesiapan perguruan tinggi untuk mengkoordinasikan hasil riset dan inovasi yang siap diimplementasikan di desa-desa energi berdikari.

Menurutnya, kolaborasi antara industri, pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat akan membuka peluang lebih luas untuk hilirisasi hasil riset dan pengembangan teknologi tepat guna.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menjelaskan bahwa DEB tidak hanya bertujuan memperkenalkan energi terbarukan, tetapi juga meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkannya secara produktif. Program ini mencakup kesadaran, pengenalan, pelatihan penggunaan energi terbarukan, yang pada akhirnya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dari 269 program DEB yang berjalan, 166 program berfokus pada ketahanan pangan, 58 program dikembangkan sebagai wisata energi, dan 45 program mengusung konsep pesisir modern. Pemanfaatan energi terbarukan dalam program-program ini didukung oleh berbagai teknologi, termasuk 237 panel surya, 21 instalasi metana dan biogas, delapan mikrohidro, dua biodiesel, dan satu sistem hybrid, dengan total kapasitas energi baru terbarukan mencapai sekitar 1,35 MWp.

Program ini juga menghasilkan biogas dan metana sebanyak 959.302 meter kubik. Secara keseluruhan, implementasi DEB telah menjangkau 283.961 jiwa, termasuk 62 penyandang disabilitas, dan menciptakan nilai ekonomi sekitar Rp5,65 miliar per tahun. Di sektor pangan, DEB mendukung produksi padi hingga 21.357 ton per tahun dan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon kumulatif sekitar 1,09 juta ton CO2e.

Oki Muraza menambahkan bahwa potensi pengembangan program masih sangat besar mengingat Indonesia memiliki sekitar 75 ribu desa dengan beragam potensi energi dan ekonomi lokal. Keberadaan penggerak lokal dianggap sebagai faktor krusial untuk keberlanjutan dan perkembangan program setelah intervensi awal.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.