bytedaily - Melansir laporan ekonomi.republika.co.id, Pertamina menilai penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, memperkuat ekosistem wisata olahraga melalui peningkatan kegiatan usaha warga, penyerapan tenaga kerja lokal, dan perkembangan pariwisata.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan MotoGP Mandalika turut membuka kesempatan ekonomi bagi masyarakat, tidak hanya menjadi ajang balap. Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memperluas manfaat ekonomi kegiatan tersebut.
Dalam konferensi pers Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika, Sabtu (10/10/2026), Baron menyebut aktivitas UMKM di sekitar lokasi meningkat seiring penyelenggaraan acara.
Menurut Baron, perkembangan pariwisata juga terlihat dari minat wisatawan terhadap homestay dan pembangunan hotel melalui pengembangan kawasan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Hal itu memberi kesempatan kepada warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi yang terkait dengan pariwisata.
Ia menyebut lebih dari 9.000 orang, termasuk pekerja lokal, terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Sebagian masyarakat juga terlibat dalam kegiatan UMKM yang berlangsung selama acara.
Baron menambahkan, penyelenggaraan MotoGP didukung kolaborasi sejumlah BUMN dengan dukungan Danantara. Pertamina, InJourney, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ikut mendukung ajang tersebut. Berdasarkan informasi dari ITDC dan InJourney, sebanyak 140 ribu tiket MotoGP Indonesia 2026 telah terjual.
Vice President Corporate Communications PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perusahaan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat dengan menyediakan energi dan melibatkan pelaku UMKM. Pertamina menghadirkan 32 UMKM di stan perusahaan dan menyalurkan 125 tabung LPG Bright Gas ukuran 5,5 kilogram melalui pemerintah daerah untuk mendukung kebutuhan UMKM selama acara.
Kitty menjelaskan kebutuhan LPG meningkat seiring bertambahnya aktivitas pariwisata, termasuk di restoran, hotel, dan usaha kuliner. Pertamina Patra Niaga juga menyiagakan tujuh SPBU dengan pasokan tambahan dan prioritas.