bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Pertamina Tambah Pasokan Bright Gas untuk Usaha Kuliner Selama MotoGP Mandalika

Redaksi 10 Oktober 2026 13 views
Pertamina Tambah Pasokan Bright Gas untuk Usaha Kuliner Selama MotoGP Mandalika
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan pasokan LPG nonsubsidi Bright Gas bagi restoran, kafe, dan hotel selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi akibat kedatangan wisatawan dan penonton MotoGP ke Lombok.

Sales Area Manager Retail NTB Pertamina Patra Niaga, Danny Hutama Aji, mengatakan penyaluran LPG ke Pulau Lombok ditambah sekitar 200 persen menjelang penyelenggaraan ajang tersebut. Pasokan ekstra itu disiapkan agar kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha tetap terpenuhi selama kegiatan berlangsung.

Danny menyampaikan, penambahan pasokan telah dipersiapkan sejak sepekan sebelum MotoGP. Distribusi tambahan dilakukan dalam beberapa tahap, yakni pada Ahad, Selasa, Rabu, dan Kamis. Bright Gas yang disalurkan mencakup ukuran 5,5 kilogram, 12 kilogram, dan 50 kilogram untuk restoran, kafe, serta hotel.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan dukungan perusahaan juga mencakup kerja sama dengan UMKM binaan dan pemerintah setempat. Pertamina melibatkan 30 mitra binaan dan dua mitra binaan utama dari Lombok dalam kegiatan MotoGP. Kitty menyebut terdapat lebih dari 800 mitra binaan Pertamina di Lombok dan sekitarnya.

Selain itu, Pertamina bekerja sama dengan pemerintah setempat menyediakan 125 tabung Bright Gas ukuran 5,5 kilogram bagi UMKM binaan yang menjalankan usaha selama MotoGP. Kitty berharap dukungan pasokan energi dan pelibatan UMKM dapat membantu masyarakat sekitar memperoleh manfaat ekonomi seiring bertambahnya wisatawan domestik maupun mancanegara ke Lombok.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.