bytedaily - Melansir laporan dari asia.nikkei.com, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tahun 2026 tercatat melambat menjadi 5,29%. Perlambatan ini disebabkan oleh penurunan belanja rumah tangga yang dipengaruhi oleh absennya libur hari besar keagamaan dan dampak yang mulai terasa dari perang Iran.
Data resmi yang dirilis pada Rabu menunjukkan bahwa perlambatan ekonomi ini terjadi seiring dengan naiknya harga, terutama bahan bakar, yang menekan anggaran rumah tangga. Kondisi ini menimbulkan keraguan mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun yang optimistis dari pemerintah, yang diperkirakan memerlukan adanya 'pengubah permainan yang signifikan'.
Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media asia.nikkei.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.