bytedaily
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:53 WIB

PLN Gandeng Lebih dari 40 Mitra untuk Kembangkan Layanan Kelistrikan

Redaksi 23 Oktober 2026 5 views
PLN Gandeng Lebih dari 40 Mitra untuk Kembangkan Layanan Kelistrikan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan ekonomi.republika.co.id, PT PLN (Persero) menandatangani sejumlah nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan lebih dari 40 entitas lintas sektor dalam Green Energy Partnership Summit 2026 di Jakarta pada 22 Oktober 2026. Kolaborasi ini diarahkan untuk mengembangkan elektrifikasi hunian, fasilitas pengisian kendaraan listrik, serta pemanfaatan energi hijau.

Para mitra berasal dari unsur pemerintah, asosiasi pengembang perumahan, produsen peralatan listrik, mitra Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), pengembang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), dan pelanggan strategis. Inisiatif tersebut juga mendukung upaya pemerintah memperkuat ketahanan dan kemandirian energi melalui penggunaan sumber energi dalam negeri.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengapresiasi kolaborasi PLN dan para mitranya. Ia menilai pengelolaan energi perlu dilakukan secara cerdas, antara lain dengan memilih teknologi dan peralatan rumah tangga yang hemat energi serta ramah lingkungan.

Eniya juga menyampaikan bahwa penggunaan kompor listrik berpeluang mengurangi ketergantungan rumah tangga pada LPG impor. Menurutnya, sekitar 80 persen LPG yang digunakan Indonesia masih berasal dari impor, sehingga konsumsi nonsubsidi dapat diarahkan ke penggunaan kompor listrik.

Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto, mengatakan kerja sama lintas pemangku kepentingan diperlukan untuk memperluas pemanfaatan listrik ramah lingkungan. PLN, kata dia, mendukung agenda Asta Cita pemerintah dengan mendorong elektrifikasi rumah tangga, memperluas ekosistem kendaraan listrik, dan membuka akses energi hijau bagi industri.

Didi menambahkan, pengembangan ekosistem tersebut memerlukan kontribusi berbagai pihak. Pengembang perumahan, produsen peralatan listrik, mitra SPKLU, dan pengembang PLTS memiliki peran masing-masing, sementara PLN bertugas menghubungkan ekosistem itu melalui jaringan yang andal.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.