bytedaily - POCO F8 Ultra resmi meluncur secara global dalam acara perdana yang diselenggarakan di Bali pada 26 November 2025. Bersamaan dengan varian Pro-nya, F8 Ultra diklaim akan menjadi penantang serius di segmen ponsel flagship. Keputusan POCO untuk memilih Indonesia sebagai lokasi peluncuran global menandai langkah strategis perusahaan tersebut. Perangkat ini didesain untuk menyuguhkan kombinasi performa unggul, kemampuan fotografi mutakhir, dan kualitas audio premium yang dijanjikan menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya, menargetkan pengguna yang membutuhkan performa tanpa kompromi.
Sebagai varian tertinggi dari lini F8 Series, POCO F8 Ultra ditenagai oleh chipset flagship terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang dipadukan dengan chip visual VisionBoost D8 untuk pengalaman visual yang lebih tajam. Untuk menjaga stabilitas performa, terutama saat menjalankan aplikasi atau game berat, ponsel ini dilengkapi sistem pendinginan ruang uap (Vapor Chamber) berukuran masif 6.700 mm². Sektor layar F8 Ultra menampilkan panel AMOLED 6,9 inci dengan resolusi 1,5K dan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.500 nits. Layar ini juga didukung refresh rate adaptif 120Hz serta sensor sidik jari ultrasonik. Pada bagian kamera, POCO F8 Ultra mengandalkan sensor utama Light Fusion 950 beresolusi 50MP dengan Optical Image Stabilization (OIS), ditemani kamera telefoto periskop 50MP dengan 5x optical zoom, dan kamera ultra-wide 50MP. Untuk selfie, tersedia kamera depan 32MP.
Fitur audio menjadi salah satu keunggulan utama F8 Ultra, berkat sistem 2.1 channel dengan tambahan woofer terpisah serta kolaborasi resmi dengan Bose. Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 6.500 mAh, lebih besar dari versi Pro, dengan dukungan pengisian daya kabel 100W, reverse charging 22,5W, dan penambahan fitur wireless charging 50W khusus untuk model Ultra. POCO F8 Ultra hadir dengan pilihan RAM 12 GB/penyimpanan 256 GB dan RAM 16 GB/penyimpanan 512 GB. Sistem operasinya menggunakan HyperOS 3 berbasis Android 16 yang diperkaya integrasi AI Google Gemini. Dari segi desain, ponsel ini memiliki bingkai metal, sertifikasi IP68, dukungan eSIM, dan tersedia dalam pilihan warna hitam, putih, serta denim blue. Meskipun tanggal rilis dan harga resmi di Indonesia belum diumumkan, harga global untuk varian 12 GB/256 GB diperkirakan sekitar 729 dolar AS (sekitar Rp12,1 jutaan).