bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 04:38 WIB

Polandia Laporkan Serangan Siber ke Fasilitas Pengolahan Air, AS Juga Hadapi Ancaman Serupa

Redaksi 09 Mei 2026 14 views
Polandia Laporkan Serangan Siber ke Fasilitas Pengolahan Air, AS Juga Hadapi Ancaman Serupa
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, dinas intelijen Polandia melaporkan telah mendeteksi serangan siber terhadap lima fasilitas pengolahan air. Para peretas berpotensi menguasai peralatan industri di dalamnya, bahkan dapat mengancam keamanan pasokan air.

Ancaman ini tidak hanya terbatas di Polandia. Infrastruktur air di Amerika Serikat juga pernah menghadapi serangan serupa. Pada tahun 2021, seorang peretas sempat mengakses fasilitas pengolahan air di Oldsmar, Florida, dan berupaya meningkatkan kadar natrium hidroksida ke tingkat berbahaya. FBI dan Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS (CISA) telah berulang kali memperingatkan bahwa utilitas air rentan terhadap serangan peretas asing.

Laporan terbaru dari Badan Keamanan Internal Polandia, badan intelijen utama negara itu, yang mencakup operasi selama dua tahun terakhir, mengungkap upaya sabotase oleh mata-mata dan peretas yang terafiliasi dengan pemerintah Rusia. Target serangan meliputi fasilitas militer, infrastruktur kritis seperti jaringan listrik dan pasokan air, serta sasaran sipil. Laporan tersebut menyatakan bahwa serangan-serangan ini berpotensi menyebabkan korban jiwa.

"Tantangan paling serius tetap aktivitas sabotase terhadap Polandia, yang diilhami dan diorganisir oleh dinas intelijen Rusia. Ancaman ini nyata dan mendesak, serta membutuhkan mobilisasi penuh," demikian bunyi laporan tersebut.

Meskipun laporan tidak secara spesifik menyebutkan peretas di balik serangan fasilitas air adalah agen pemerintah Rusia, Polandia belakangan ini menjadi sasaran berbagai upaya serangan dari peretas Rusia terhadap infrastrukturnya, termasuk upaya yang gagal untuk melumpuhkan jaringan energi negara tersebut. Serangan itu kemudian dikaitkan dengan kontrol keamanan yang lemah di fasilitas yang ditargetkan.

Pengalaman Polandia merupakan bagian dari pola serangan global yang semakin meningkat terhadap infrastruktur air dan energi. Baru-baru ini, lembaga keamanan siber AS memperingatkan bahwa peretas yang didukung Iran secara aktif menargetkan pengontrol logika terprogram (komputer industri yang mengoperasikan fasilitas air dan energi) di utilitas AS. Kelompok peretas Iran yang sama, CyberAv3ngers, sebelumnya telah berhasil merusak panel kontrol digital di beberapa fasilitas pengolahan air AS di Pennsylvania pada tahun 2023, dalam serangan yang dikaitkan dengan meningkatnya permusuhan di Timur Tengah.

Serangan terhadap Polandia mengikuti strategi yang diterapkan pemerintah Rusia, baik di zona perang seperti Ukraina maupun terhadap negara-negara Barat yang dianggap sebagai musuh. Menurut intelijen Polandia, rencana tersebut bertujuan untuk mendestabilisasi dan melemahkan Barat, dengan serangan siber dan spionase siber sebagai alat dalam strategi yang lebih luas rezim Presiden Putin.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.