bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Presiden Prabowo Subianto meminta BPI Danantara mempercepat transformasi PT PLN (Persero). CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan hal tersebut setelah rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/10).
Rosan mengatakan Danantara akan bekerja bersama tim PLN untuk menyusun asesmen dan merumuskan usulan transformasi. Upaya itu ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan serta mengurangi beban subsidi.
Evaluasi juga mencakup pemadaman listrik yang sempat terjadi di Batam. Menurut Rosan, PLN perlu memperkuat kesiapan dan rencana cadangan untuk menghadapi kemungkinan gangguan serupa.
Menteri ESDM sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut gangguan listrik di Batam, Kepulauan Riau, dipicu sejumlah persoalan teknis. Ia mengatakan sebagian jaringan terdampak sambaran petir dan terjadi kesalahan teknis.
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar menyampaikan pasokan listrik di Batam telah pulih sepenuhnya. Pemulihan di sebagian wilayah Bintan masih berlangsung. Pada petang yang sama, Suroso ditunjuk menjadi direktur utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo.