bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:59 WIB

Produksi iPhone Duo Dilaporkan Hadapi Kendala

Redaksi 04 Oktober 2026 16 views
Produksi iPhone Duo Dilaporkan Hadapi Kendala
Ilustrasi visual (Sumber referensi: rctiplus.com)

bytedaily - Melansir laporan dari rctiplus.com, persiapan produksi massal iPhone Duo disebut menghadapi sejumlah kendala. Tingkat penyelesaian perakitan akhir di Foxconn masih sedikit di atas angka 60, berdasarkan data produksi hingga 17 September yang diperoleh dari sumber dekat rantai pasokan perusahaan tersebut.

Dengan kondisi itu, lini produksi iPhone lipat pertama Apple dinilai masih perlu ditingkatkan agar memenuhi persyaratan untuk produk komersial. Mengacu pada standar kualitas Apple, proses untuk mencapai kinerja yang stabil dan optimal diperkirakan membutuhkan tambahan waktu enam bulan hingga satu tahun.

Foxconn dilaporkan masih menyesuaikan mesin, proses perakitan, dan spesifikasi teknis perangkat selama persiapan produksi skala besar. Waktu untuk menuntaskan jalur produksi juga semakin terbatas karena sejumlah komponen penting mengalami masalah.

Jiemian News melaporkan, panel OLED untuk layar lipat dan komponen engsel yang dipasok Samsung Display terlambat dikirim serta membutuhkan perubahan desain. Pada perangkat dengan struktur kompleks seperti iPhone Duo, perubahan komponen dapat mengharuskan penyesuaian jalur perakitan.

Engsel disebut sebagai salah satu bagian paling rumit. Apple dilaporkan sempat menguji penggunaan logam cair pada beberapa bagian engsel, lalu mengevaluasi kembali pendekatan tersebut saat perangkat mendekati tahap produksi massal. Mekanisme engsel dikabarkan terdiri atas lebih dari 100 komponen, sedangkan casing menggunakan teknologi pencetakan 3D.

Produsen kontrak juga perlu menjaga keseimbangan antara kecepatan produksi dan kendali mutu. Menurut MyDrivers, salah satu produsen menawarkan pilihan kepada Apple untuk mengutamakan jumlah produksi atau meningkatkan kapasitas lini produksi. Peningkatan output dapat menambah jumlah mesin yang dikirim, tetapi berisiko meningkatkan produk cacat dan biaya pembuangan limbah. Sementara itu, target tingkat produk jadi yang lebih tinggi dapat membatasi kecepatan produksi pada tahap awal.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media rctiplus.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.