bytedaily
Senin, 19 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Qualcomm Bantah Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Bermasalah karena Panas

Redaksi 19 Oktober 2026 3 views
Qualcomm Bantah Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Bermasalah karena Panas
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Qualcomm membantah kabar bahwa chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mengalami panas berlebih. Juru bicara perusahaan menyatakan laporan mengenai masalah suhu pada platform flagship tersebut tidak akurat. Qualcomm juga menyebut terus bekerja sama dengan produsen perangkat untuk menghadirkan pengalaman premium bagi pengguna.

CMO Qualcomm Don McGuire turut menyampaikan melalui platform X bahwa chipset itu tidak memiliki masalah suhu yang bersifat sistemik. Menurutnya, produsen perangkat biasanya menyesuaikan platform saat meluncurkan produk agar performa dan konsumsi daya seimbang untuk berbagai kebutuhan.

Rumor mengenai panas berlebih muncul setelah Samsung dikabarkan mempertimbangkan penggunaan chipset Exynos 2700 untuk Galaxy S27 Series. Seoul Economic Daily melaporkan bahwa divisi Mobile eXperience Samsung sedang menguji Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 untuk Galaxy S27 Ultra.

Menurut laporan tersebut, chipset itu disebut beberapa kali melampaui batas suhu dan mengalami penurunan kecepatan saat menjalankan beban berat dalam waktu lama. Penurunan kecepatan atau throttling merupakan langkah perangkat untuk melindungi diri dari suhu berlebih. Kondisi itu dikhawatirkan dapat memengaruhi penggunaan gim dalam waktu lama maupun fitur AI.

Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 disebut mendukung agentic AI, teknologi yang dapat mengenali situasi pengguna melalui ponsel dan menjalankan tugas secara mandiri. Sementara itu, peningkatan fitur AI menjadi salah satu fokus Samsung pada perangkat Galaxy generasi berikutnya.

Seorang pejabat industri, sebagaimana dikutip dalam laporan, mengatakan Samsung telah menyampaikan persoalan suhu tersebut kepada Qualcomm pada bulan sebelumnya dan meminta perbaikan paling lambat pertengahan Oktober.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.