bytedaily - Dilansir dari sports.yahoo.com, petarung Quillan Salkilld mengungkapkan alasannya menantang Mateusz Gamrot setelah kemenangan KO atas Beneil Dariush di UFC Perth akhir pekan lalu. Salkilld, yang berasal dari Australia, menyatakan kekagumannya terhadap gaya gulat Gamrot yang penuh semangat dan agresif. Ia mengaku telah mempelajari rekaman pertarungan Gamrot melawan Dariush pada tahun 2022 menjelang pertarungannya sendiri melawan Dariush.
Salkilld meyakini bahwa saat ini adalah waktu yang tepat baginya untuk menghadapi Gamrot, mengingat posisi petarung Polandia tersebut di peringkat resmi UFC. "Saya suka menonton Gamrot. Saya suka gaya gulatnya; dia memiliki gaya gulat yang menarik di mana dia melakukan banyak *scrambles*. Dan saya menonton pertarungannya melawan Beneil berkali-kali menjelang pertarungan saya melawan Beneil. Dia adalah tipe lawan yang selalu saya bayangkan untuk saya hadapi," ujar Salkilld kepada MMA Junkie.
Lebih lanjut, Salkilld menyoroti peringkat Gamrot yang berada di urutan ketujuh, menjadikannya petarung Top 10. "Jadi dengan mempertimbangkan waktu dan segalanya, saya pikir itu adalah langkah selanjutnya yang bagus untuk saya... Saya juga ingin bertarung dengan Gamrot, saya ingin sekali melakukan beberapa *scrambles* di matras," tambahnya.
Meskipun Salkilld dikenal dengan kekuatan KO-nya, ia ingin menguji kemampuannya di atas matras melawan Gamrot. Gamrot (26-4) sendiri baru saja meraih kemenangan submission atas Estevan Ribovics, yang menjadi *rebound* setelah kekalahan submission dari Charles Oliveira. Sementara itu, Salkilld (12-1) telah menyelesaikan empat dari lima kemenangan UFC-nya sejauh ini, dengan masing-masing kemenangan tersebut memberinya bonus penampilan.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi sports.yahoo.com.