bytedaily
Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Robot Vacuum Berpotensi Mengumpulkan Data Pribadi Pengguna

Redaksi 25 Oktober 2026 3 views
Robot Vacuum Berpotensi Mengumpulkan Data Pribadi Pengguna
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, robot vacuum dapat menimbulkan risiko privasi karena perangkat ini mampu mengumpulkan informasi tentang rumah dan aktivitas penggunanya. Pengguna bernama Sammy Azdoufal mengatakan robot vacuum miliknya dapat membuat peta rumah, menyimpan riwayat pembersihan, serta merekam percakapan dan aktivitas di dalam rumah.

Sammy awalnya mencoba mengendalikan DJI Romo miliknya dari jarak jauh. Namun, ia kemudian menemukan bahwa akses yang didapatnya juga memungkinkan untuk mengendalikan dan mengakses perangkat robot lain.

DJI menyatakan telah memperbaiki masalah izin akses pada sistem backend yang ditemukan Sammy melalui dua pembaruan pada 10 Februari 2026. Kasus tersebut menunjukkan risiko ketika server mengenali seseorang sebagai pelanggan yang sah, tetapi tidak membatasi akses hanya ke perangkat milik pelanggan itu.

Mengutip Endgadget, Sammy menggunakan Claude Code untuk membantu merekayasa balik sistem komunikasi perangkat. Namun, kecerdasan buatan tersebut bukan penyebab kelemahan keamanan. Masalahnya berada pada pemeriksaan keamanan yang tidak berjalan semestinya dan tidak dapat diatasi hanya dengan menggunakan kata sandi yang rumit.

Risiko privasi juga dapat muncul dari pengiriman data selama perangkat beroperasi. Informasi yang mungkin dikirim ke produsen meliputi aktivitas pembersihan, status perangkat, peta lantai, dan benda-benda yang terdeteksi. Kebijakan privasi iRobot menyebutkan bahwa model yang terhubung ke internet dapat mengirimkan data lain, seperti nama ruangan, jenis lantai, pergerakan robot, serta detail jaringan Wi-Fi.

Belum ada satu produk yang dinyatakan secara pasti sebagai pilihan terbaik untuk menjaga privasi. Pengguna disarankan meninjau kebijakan privasi sebelum membeli dan mencari tahu apakah navigasi serta pemrosesan gambar dilakukan langsung di perangkat. Kebutuhan koneksi ke layanan cloud dan cara perusahaan membagikan data diagnostik juga patut diperhatikan.

Memilih robot vacuum tanpa kamera dapat mengurangi risiko paparan informasi dari kamera, tetapi perangkat tersebut masih mungkin membuat peta rumah dan mengirimkan informasi akun. Karena itu, perangkat tanpa kamera tidak berarti bebas dari pengumpulan data.

Pengguna disarankan memakai kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi dua faktor, dan memperbarui firmware secara berkala. Fitur seperti pemantauan jarak jauh atau layanan terhubung lainnya dapat dinonaktifkan jika tidak diperlukan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.