bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 10:34 WIB

Saham Datadog Lampaui Garis Tren Kunci Jelang Rilis Laba

Redaksi 04 Mei 2026 11 views
Saham Datadog Lampaui Garis Tren Kunci Jelang Rilis Laba
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, saham Datadog Inc (NASDAQ:DDOG) diperdagangkan 2% lebih tinggi pada $143,30 sore ini, setelah sebelumnya melonjak ke level tertinggi sejak Desember. Saham ini telah menguat 5,6% di tahun 2025 dan mencatat kenaikan 36,4% secara tahunan. Perusahaan penyedia platform pemantauan cloud ini akan mengumumkan laba kuartal pertama sebelum pembukaan pasar pada Kamis, 7 Mei, dan menunjukkan sinyal yang secara historis sangat bullish menjelang acara tersebut.

Secara spesifik, DDOG melampaui rata-rata pergerakan 80 hari (80-day moving average). Menurut Analis Kuantitatif Senior Schaeffer, Rocky White, hal ini telah terjadi enam kali selama 10 tahun terakhir. Setelah kejadian tersebut, saham biasanya lebih tinggi satu bulan kemudian dalam 83% kasus, dengan rata-rata kenaikan 17,5%. Dari posisinya saat ini, kenaikan sebesar itu akan membawa saham mendekati $170 untuk pertama kalinya sejak November.

Performa saham ini pasca-laba cenderung positif, dengan penutupan lebih tinggi setelah lima dari delapan laporan terakhirnya. Termasuk lonjakan 23,1% pada November diikuti kenaikan 13,7% pada Februari. Rata-rata pergerakan saham sehari setelahnya adalah 8%, terlepas dari arahnya, namun kali ini pasar opsi memperkirakan pergerakan yang jauh lebih besar, yaitu 18%.

Trader opsi turut meramaikan menjelang rilis laba, dengan 10.000 kontrak put diperdagangkan sejauh ini hari ini, dua kali lipat dari jumlah yang biasanya terlihat pada titik ini. Kontrak yang paling aktif adalah put dengan strike 125 yang jatuh tempo pada 15 Januari 2027, di mana posisi baru saat ini sedang dijual untuk dibuka.

Perlu dicatat juga bahwa Skor Volatilitas Schaeffer (SVS) saham ini berada di angka 93 dari 100. Ini berarti DDOG secara konsisten merealisasikan volatilitas yang lebih tinggi daripada yang diperkirakan oleh opsi selama 12 bulan terakhir.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.