bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, saham Gemini Space Station (NASDAQ: GEMI) mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan Jumat, meskipun pasar secara umum mengalami tren penurunan. Harga saham perusahaan yang bergerak di bidang mata uang kripto dan pasar prediksi ini ditutup naik 6,1%, bahkan sempat melonjak hingga 32,3% pada sesi sebelumnya.
Gemini melaporkan hasil pendapatan yang beragam setelah penutupan pasar pada hari sebelumnya, namun perusahaan mengumumkan investasi besar baru dari Winklevoss Capital Fund. Meskipun laporan laba kuartalan yang solid dan momentum 'meme-stock' awalnya mendorong kenaikan besar pada harga saham perusahaan, tekanan bearish pada saham teknologi mengurangi sebagian dari kenaikan valuasi tersebut.
Pendapatan Gemini meningkat 42% secara tahunan menjadi $50,27 juta pada kuartal pertama tahun ini, melampaui perkiraan rata-rata analis sebesar $1,03 juta. Namun, kerugian perusahaan sebesar $0,93 per saham lebih tinggi $0,03 per saham dibandingkan target rata-rata analis Wall Street.
Momentum penjualan yang kuat membantu mendukung kenaikan harga saham, dan investor juga antusias mendengar bahwa perusahaan menerima suntikan modal baru dari Winklevoss Capital Fund. Gemini menjual 7,14 juta lembar saham biasa kelas A dengan harga $14 per saham kepada dana tersebut, sehingga mengumpulkan pendanaan baru sekitar $100 juta untuk perusahaan.
Gemini membukukan kerugian bersih sekitar $109 juta pada kuartal pertama. Sementara itu, perusahaan melaporkan memiliki kas dan setara kas sebesar $215,6 juta di akhir periode. Meskipun suntikan modal dari Winklevoss Capital memberikan sumber pendanaan tambahan yang signifikan bagi perusahaan, masih ada pertanyaan besar mengenai prospek kinerja keuangan Gemini di tengah inisiatif untuk meningkatkan skala bisnis. Saham ini tentu memiliki potensi kenaikan lebih lanjut, namun saat ini dinilai berisiko.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.