bytedaily - Menurut laporan bbc.com, striker Sam Kerr, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Chelsea di Women's Super League (WSL), akan meninggalkan klub saat kontraknya berakhir musim panas ini.
Kerr, 32 tahun, telah mencetak 115 gol dalam 157 penampilan untuk The Blues. Pertandingan terakhirnya akan berlangsung di kandang melawan Manchester United pada hari Sabtu.
Pemain asal Australia yang bergabung dengan Chelsea pada November 2019 ini telah membantu klub memenangkan lima gelar WSL, tiga Piala FA, tiga Piala Liga, dan Community Shield. Ia merasa bersyukur atas kariernya di Chelsea selama enam tahun dan meraih banyak trofi.
Kerr pernah dua kali memenangkan Sepatu Emas dan terpilih sebagai Pemain Musim WSL pada tahun 2022, serta PFA Fans' Player of the Year pada tahun 2021 dan 2022. Namun, ia mengalami cedera ligamen anterior (ACL) pada Januari 2024 dan absen selama 20 bulan.
Setelah menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun pada Juni 2024, Kerr kembali beraksi setelah 637 hari dengan mencetak gol dalam kemenangan 3-1 atas Aston Villa pada September 2025. Musim ini, ia telah mencetak 16 gol dalam 29 penampilan, dengan golnya ke gawang Leicester City membawanya mencatatkan rekor 64 gol untuk Chelsea di WSL.
Menjelang pertandingan melawan Manchester United, Kerr hanya tertinggal satu gol dari rekor 116 gol Fran Kirby untuk Chelsea. Klub Stamford Bridge mengucapkan terima kasih atas kontribusi luar biasa Sam Kerr dan mendoakan yang terbaik untuk babak selanjutnya dalam kariernya.
Saat Kerr bergabung dengan Chelsea, itu merupakan transfer terbesar yang pernah dilakukan klub Inggris. Ia adalah superstar global yang telah memecahkan rekor pencetak gol di setiap liga yang pernah dimainkannya dan menjadi ikon di Australia. Reputasinya semakin meningkat selama berada di Inggris, membantu Chelsea menjadi klub paling dominan dalam dekade terakhir.
Dikenal dengan selebrasi salto, Kerr telah mencetak beberapa gol penting bagi Chelsea di final Piala FA dan pertandingan gugur Liga Champions. Di bawah mantan manajer Emma Hayes, ia menjadi pemain bintang dan membangun kemitraan yang tangguh dengan playmaker Fran Kirby selama dominasi Chelsea di WSL selama enam tahun.
Absennya Kerr selama dua tahun terakhir akibat cedera ACL memaksa Chelsea mencari opsi serangan lain, dan manajer saat ini, Sonia Bompastor, belum banyak bisa memanfaatkannya. Namun, kembalinya Kerr ke kebugaran penuh di paruh kedua musim ini, dengan enam gol dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, menunjukkan kemampuannya dan mengapa ia tetap menjadi salah satu striker terbaik dunia.
Chelsea menganggap Kerr tidak tergantikan, dan Bompastor telah mengonfirmasi bahwa mendatangkan striker nomor sembilan adalah prioritas utama klub untuk musim panas. Khadija Shaw dari Manchester City disebut-sebut sebagai incaran utama Chelsea, namun siapa pun yang menggantikan Kerr akan menghadapi tugas yang sangat berat.
Masa depan Kerr belum diketahui, meskipun sumber yang dekat dengan pemain tersebut mengisyaratkan kemungkinan kembalinya ke National Women's Soccer League di Amerika Serikat. Penyiaran Australia, 10 News, melaporkan pada bulan April bahwa Kerr telah menyetujui kepindahan ke Denver Summit, namun striker tersebut dengan cepat membantahnya di media sosial.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.