bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji mendatangi Istana Kepresidenan pada Kamis (1/10), di tengah kabar perombakan Kabinet Merah Putih. Ia menyebut mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet yang membicarakan kemungkinan tugas di bidang industri.
Sarmuji mengatakan ia memperoleh kepastian mengenai jabatan barunya pada pagi hari. Ia menyebut tugas tersebut berkaitan dengan membantu Presiden di bidang perindustrian. Namanya sebelumnya disebut-sebut masuk dalam bursa calon Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Di dunia politik, Sarmuji dikenal sebagai Sekjen Partai Golkar. Sebelum menjadi anggota DPR, ia pernah bekerja sebagai staf ahli di lembaga tersebut. Ia kemudian terpilih menjadi anggota dewan selama tiga periode berturut-turut sejak 2014.
Selama menjadi legislator, Sarmuji pernah bertugas di sejumlah komisi yang berkaitan dengan ekonomi, antara lain Komisi VI yang membidangi investasi, perdagangan, perindustrian, BUMN, dan koperasi. Ia juga pernah bertugas di Komisi IX dan Badan Anggaran.
Pada periode 2024–2029, lulusan Universitas Indonesia itu kembali berada di Komisi VI DPR, yang berfokus pada perdagangan, pengawasan persaingan usaha, dan BUMN. Sejumlah menteri dan pejabat dijadwalkan diganti pada hari itu. Salah satu agenda yang disebut pasti adalah pelantikan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.