bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 18:05 WIB

Sejarah Terukir di London Marathon: Sawe Pecahkan Rekor Marathon di Bawah Dua Jam

Redaksi 28 April 2026 12 views
Sejarah Terukir di London Marathon: Sawe Pecahkan Rekor Marathon di Bawah Dua Jam
Ilustrasi visual (Sumber foto dan publikasi: VNEXPRESS.NET)

bytedaily - Pelari Kenya, Sabastian Sawe, mencetak sejarah dalam dunia atletik dengan menjadi yang tercepat dalam London Marathon, Minggu (26/4/2026). Ia berhasil menaklukkan jarak maraton dalam waktu 1 jam 59 menit 30 detik, sebuah pencapaian fenomenal yang belum pernah terjadi sebelumnya di ajang resmi.

Melansir laporan dari vnexpress.net, catatan waktu Sawe tidak hanya menjadikannya juara, tetapi juga melampaui rekor dunia sebelumnya yang dipegang oleh mendiang Kelvin Kiptum (Kenya) dengan 2 jam 00 menit 35 detik yang dibuat di Chicago pada tahun 2023.

Pertarungan sengit terjadi antara Sawe dan pelari Ethiopia, Yomif Kejelcha, di kilometer-kilometer akhir. Namun, Sawe berhasil menunjukkan performa puncaknya dan meninggalkan Kejelcha yang finis di posisi kedua dengan waktu 1 jam 59 menit 41 detik. Kejelcha sendiri mencatatkan debut maraton tercepat dalam sejarah.

Pelari Uganda, Jacob Kiplimo, melengkapi podium dengan menempati posisi ketiga melalui catatan waktu 2 jam 00 menit 28 detik.

Sawe, 31 tahun, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian bersejarah ini. "Saya telah membuat sejarah hari ini di London, dan bagi generasi baru, ini menunjukkan bahwa memecahkan rekor adalah mungkin," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kesuksesan ini berkat persiapan matang dan disiplin yang dijalani.

Perlu dicatat, rekor sub-dua jam sebelumnya pernah dicapai oleh Eliud Kipchoge dari Kenya pada Oktober 2019. Namun, waktu tersebut tidak diakui sebagai rekor dunia resmi karena berbagai faktor, termasuk penggunaan sepatu khusus, serta tidak mengikuti aturan standar lomba terkait pacing dan asupan cairan.

Dalam lomba putri, pelari Ethiopia, Assefa, juga tampil gemilang dengan memenangkan perlombaan dalam waktu 2 jam 15 menit 41 detik, mengungguli dua pelari Kenya, Hellen Obiri dan Joyciline Jepkosgei.


Sumber referensi: Artikel ini disadur dan diolah kembali dari publikasi vnexpress.net.