bytedaily
Senin, 19 Oktober 2026 - 03:29 WIB

Shafira Ika Nilai Kekuatan Klub di Liga Putri Indonesia Merata

Redaksi 19 Oktober 2026 1 views
Shafira Ika Nilai Kekuatan Klub di Liga Putri Indonesia Merata
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, kapten Dewa United Women sekaligus kapten Timnas Putri Indonesia, Shafira Ika, menyambut positif bergulirnya kembali Liga Putri Indonesia setelah vakum selama tujuh tahun. Pemain berusia 23 tahun itu merasa tertantang karena pemain timnas tersebar di sejumlah klub sehingga kekuatan peserta dinilainya relatif seimbang.

Ika menyebut persiapan tim sempat terpotong agenda tim nasional. Meski demikian, ia menilai kemampuan klub-klub peserta cukup merata. Pelatih FC Bekasi City, Rudy Eka Priyambada, juga menyambut baik persebaran pemain Timnas Putri Indonesia di kompetisi tersebut. Menurutnya, sejumlah pemainnya memperkuat timnas, sementara pemain yang pernah dilatihnya juga berada di Persija dan Dewa United.

Kompetisi Liga Putri Indonesia 2026/2027 diikuti enam klub, yaitu Persija Jakarta, Persikad Depok, FC Bekasi City, Persita Tangerang, Dewa United, dan Garudayaksa. Setiap klub diwajibkan memiliki sedikitnya satu pemain berlabel Timnas Indonesia.

Dewa United Women membuka kompetisi dengan mengalahkan Persikad Depok 1-0 di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (18/10). Pelatih Dewa United Women, Dicky Firasat, mengatakan timnya masih perlu mengevaluasi performa, terutama terkait adaptasi pemain terhadap cuaca. Ia menyebut pemain asing masih mengeluhkan suhu yang panas.

Dicky berharap kompetisi ini dapat berkembang dan menjadi wadah bagi pemain untuk mengasah kemampuan. Ia menilai sepak bola putri memiliki banyak potensi yang membutuhkan kompetisi resmi, sekaligus berharap liga dapat menghasilkan pemain untuk Timnas Indonesia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.