bytedaily
Senin, 19 Oktober 2026 - 03:50 WIB

Shin Tae Yong: Penyelenggaraan Laga Persija vs Java United di Bali Membuat Hati Berat

Redaksi 19 September 2026 5 views
Shin Tae Yong: Penyelenggaraan Laga Persija vs Java United di Bali Membuat Hati Berat
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Menurut informasi dari cnnindonesia.com, pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, menyatakan rasa sedih menjelang pertandingan melawan Java United yang akan berlangsung di Bali.

Pada pekan ketiga kompetisi Super League, Persija seharusnya memainkan pertandingan kandang di Jakarta. Namun, setelah menerima sanksi dari Komisi Disiplin PSSI, klub tidak diizinkan menggelar laga di ibukota maupun wilayah sekitarnya.

Akibat larangan tersebut, stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali, dipilih sebagai lokasi alternatif untuk menampung laga Persija melawan Java United pada Sabtu, 19 September.

Dalam konferensi pers pada Jumat, 18 September, Shin mengungkapkan, "Sejujurnya, situasi ini sangat menyedihkan dan sangat disayangkan. Ini seharusnya menjadi pertandingan kandang kami, namun kami tidak dapat memainkannya di rumah sendiri," serta menambahkan bahwa perasaan tersebut membuat hatinya terasa berat.

Dia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, meminta doa serta dukungan penuh dari para pendukung The Jakmania, dan menegaskan tekad tim untuk membalas dukungan tersebut dengan meraih kemenangan.

Sebelumnya, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persija berupa denda total Rp180 juta serta larangan menyelenggarakan pertandingan kandang di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Sanksi tersebut merupakan respons atas tindakan oknum suporter Persija pada laga melawan Persib di Stadion Gelora Bung Karno, yang melibatkan lemparan botol ke pemain lawan, masuk ke area lapangan, dan penyalahan petasan.

Keputusan resmi sanksi tersebut diumumkan melalui Surat Keputusan (SK) pada Rabu, 16 September.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.