bytedaily
Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Simpeda Berhasil Kumpulkan Rp74,86 Triliun, Dukung Pembiayaan Ekonomi Daerah

Redaksi 23 Agustus 2026 4 views
Simpeda Berhasil Kumpulkan Rp74,86 Triliun, Dukung Pembiayaan Ekonomi Daerah
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, program Tabungan Simpeda yang dikelola oleh 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) berhasil menghimpun dana masyarakat sebesar Rp74,86 triliun hingga Juni 2026. Dana ritel ini merupakan salah satu sumber pembiayaan penting bagi BPD dalam menjalankan fungsi intermediasi, termasuk penyaluran kredit kepada masyarakat, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta dunia usaha di tingkat daerah.

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo, menyatakan bahwa pencapaian saldo Simpeda yang signifikan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap BPD dan perannya dalam mendukung aktivitas ekonomi lokal. "Tabungan Rp75 triliun bukan sekadar angka di neraca. Di belakangnya terdapat kepercayaan masyarakat," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya.

Agus menjelaskan bahwa dana yang dihimpun dari masyarakat ini dikelola dengan prinsip kehati-hatian oleh BPD dan disalurkan kembali dalam bentuk pembiayaan. Pertumbuhan dana pihak ketiga melalui Simpeda tidak hanya memperkuat likuiditas perbankan daerah, tetapi juga berpotensi meningkatkan kapasitas pembiayaan untuk kegiatan ekonomi masyarakat.

Menghadapi tantangan ke depan, Asbanda mendorong BPD untuk terus berinovasi agar produk Simpeda tetap relevan dengan perubahan perilaku nasabah dan perkembangan industri perbankan. Nasabah kini membutuhkan layanan perbankan yang cepat, mudah, aman, dan terintegrasi dengan berbagai transaksi harian. Oleh karena itu, Asbanda mengimbau BPD untuk memperkuat aspek digital Simpeda, termasuk memperluas fungsinya untuk pembayaran, transfer, belanja, transaksi merchant, dan layanan finansial lainnya.

"Simpeda ke depan tidak cukup hanya menjadi tempat menabung. Kami ingin Simpeda semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, semakin modern, semakin digital dan semakin mudah digunakan, tanpa kehilangan kekuatan utamanya, yaitu kedekatan dengan masyarakat daerah," tambah Agus.

Transformasi digital ini diharapkan dapat menjaga Simpeda sebagai sumber dana ritel yang sehat dan berkelanjutan bagi BPD, sehingga membuka lebih luas peluang BPD dalam menjalankan fungsi intermediasi dan mendukung pembiayaan ekonomi daerah. Keunggulan Simpeda terletak pada produk bersama 27 BPD di seluruh Indonesia, yang masing-masing memiliki pemahaman mendalam mengenai karakteristik ekonomi, kebutuhan masyarakat, serta jaringan usaha di wilayahnya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.