bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:28 WIB

Situs Ini Menunjukkan Titik Seberang Bumi dari Jakarta dan Papua

Redaksi 05 Oktober 2026 14 views
Situs Ini Menunjukkan Titik Seberang Bumi dari Jakarta dan Papua
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, situs ThroughEarth.com dapat memperlihatkan lokasi di sisi berlawanan Bumi jika seseorang menggali lurus menembus planet. Jarak antara kedua titik itu sekitar 12.742 kilometer, dan animasi situs menggambarkan perjalanan melewati kerak, mantel, serta inti Bumi.

Menurut pantauan CNNIndonesia.com, titik awal di Jakarta akan berujung di Kolombia. Sementara itu, penggalian yang dimulai dari Papua akan muncul di Samudra Atlantik, sekitar 718 kilometer dari Brasil.

Anggapan bahwa penggalian dari Amerika Serikat atau wilayah Amerika Utara akan menembus China ternyata tidak tepat. Dari Los Angeles, titik seberangnya berada di Samudra Hindia bagian tengah, sekitar 1.530 kilometer dari daratan terdekat. Jika dimulai dari London, titik keluarnya berada di Samudra Pasifik Selatan, sekitar 740 kilometer dari Selandia Baru. Adapun titik seberang Shanghai berada di Argentina.

Hanya sekitar 15 persen daratan di dunia yang memiliki daratan lain tepat di sisi seberangnya. Karena itu, kebanyakan titik penggalian akan berakhir di lautan. ThroughEarth.com juga menyediakan informasi mengenai geologi dan bagian dalam Bumi, termasuk suhu ekstrem serta perkiraan waktu untuk jatuh bebas melewati jarak tersebut.

Mengutip IFLScience, situs itu dibuat Martin Krpelan setelah ia dan anak-anaknya berbincang tentang lokasi keluarnya seseorang jika menggali lubang lurus ke bawah. ThroughEarth.com menggunakan data Natural Earth dan gambar Blue Marble dari NASA. Perhitungan titik antipoda dilakukan dengan mengubah tanda garis lintang dan menggeser garis bujur sebesar 180 derajat.

Meski situs tersebut dapat menggambarkan perjalanan menembus Bumi, perjalanan nyata kemungkinan besar tidak dapat dilakukan. Lubang terdalam yang pernah digali manusia, Kola Superdeep Borehole di Rusia, mencapai kedalaman 12.263 meter atau sekitar 0,2 persen dari jarak menuju inti Bumi.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.