bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, perusahaan multinasional Jepang, SoftBank, dilaporkan berencana mendirikan perusahaan baru bernama Roze AI yang akan fokus pada otomatisasi pembangunan infrastruktur, khususnya pusat data di Amerika Serikat. Laporan Financial Times menyebutkan bahwa Roze AI bertujuan untuk meningkatkan efisiensi konstruksi pusat data melalui penerapan robot otonom dalam pembangunan lahan server.
Menariknya, SoftBank disebut telah mempersiapkan Roze AI untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO). Beberapa eksekutif perusahaan dikabarkan menginginkan IPO tersebut terlaksana pada paruh kedua tahun 2026, dengan target valuasi mencapai $100 miliar, seperti yang dilaporkan oleh Financial Times.
Langkah SoftBank ini sejalan dengan tren perusahaan teknologi yang berlomba-lomba membangun infrastruktur untuk mendorong otomatisasi. Sebelumnya, telah muncul inisiatif lain yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi untuk efisiensi sektor industri. Contohnya adalah Project Prometheus yang didirikan oleh Jeff Bezos, yang berencana mengakuisisi perusahaan di sektor industri utama untuk dimodernisasi menggunakan AI.
SoftBank sendiri dikenal sebagai investor di berbagai startup, termasuk yang berisiko tinggi. Namun, laporan Financial Times juga mencatat adanya keraguan dari beberapa pihak di internal SoftBank mengenai valuasi dan target waktu pelaksanaan IPO Roze AI.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.