bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 02:04 WIB

Startup Data Robotik Config Raih Pendanaan Rp 415 Miliar dari Raksasa Manufaktur Korea Selatan

Redaksi 12 Mei 2026 13 views
Startup Data Robotik Config Raih Pendanaan Rp 415 Miliar dari Raksasa Manufaktur Korea Selatan
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Startup yang berbasis di Seoul dan San Jose, Config, yang berfokus pada pengembangan lapisan data untuk model dasar robotika (RFM), berhasil mengamankan pendanaan sebesar $27 juta dalam putaran awal (seed round) yang kelebihan permintaan (oversubscribed). Pendanaan ini dipimpin oleh Samsung Venture Investment dengan valuasi lebih dari $200 juta, sehingga total pendanaan yang dihimpun Config menjadi $35 juta. Dukungan signifikan ini datang dari lengan ventura produsen-produsen terbesar di Korea Selatan, sebagaimana dilaporkan oleh techcrunch.com.

Investor strategis lainnya yang turut serta dalam putaran pendanaan ini meliputi ZER01NE Ventures, lengan ventura Hyundai Motor; LG Technology Ventures; dan SKT America, unit ventura dari raksasa telekomunikasi Korea Selatan. Selain itu, Config juga mendapatkan dukungan dari investor malaikat (angel investor) seperti Pieter Abbeel, seorang co-founder Covariant dan profesor di UC Berkeley, serta investor finansial Mirae Asset Ventures, Korea Development Bank, GS Futures, Kakao Ventures, dan Z Ventures.

Config didirikan pada Januari 2025 oleh CEO Minjoon Seo, mantan peneliti di Meta dan chief scientist di TwelveLabs, bersama tiga rekannya yang memiliki pengalaman dari Waymo, Google, dan Naver. Alih-alih membangun robot, tim Config berfokus pada penyediaan data yang dibutuhkan robot untuk belajar dan beroperasi, meyakini bahwa kualitas data yang lebih baik akan menjadi kunci untuk membuat robot lebih berguna.

Minjoon Seo menjelaskan dalam wawancara eksklusif dengan TechCrunch bahwa berbeda dengan pelatihan model bahasa besar yang membutuhkan daya komputasi tinggi namun bahan mentahnya (teks dari internet) mudah didapat, pelatihan robotika menghadapi tantangan berbeda. Setiap data pelatihan harus dikumpulkan secara fisik, memerlukan robot, fasilitas, dan operator. Hal ini membuat pengembangan AI robotika menjadi lebih mahal dibandingkan chatbot berbasis perangkat lunak saja. Seiring perusahaan mengembangkan robot yang lebih canggih, biaya pengumpulan dan pelabelan data dapat meningkat pesat.

Config bercita-cita menjadi perusahaan yang memungkinkan AI robotika bagi pihak lain. Startup ini menyamakan perannya dengan TSMC, produsen chip asal Taiwan yang memproduksi untuk perusahaan seperti Apple, Nvidia, dan AMD tanpa bersaing langsung dengan mereka. Config berencana memainkan peran serupa di industri robotika dengan memasok data. Pendekatan ini mendapatkan daya tarik seiring produsen besar yang semakin berupaya membangun AI robotika proprietary mereka sendiri daripada bergantung sepenuhnya pada vendor eksternal.

COO dan co-founder Config, Jack Bang, menyatakan bahwa perusahaan sudah menghasilkan pendapatan. Pelanggan Config saat ini mencakup produsen besar, integrator sistem, serta perusahaan di sektor pertanian dan pertahanan. Pesaing di bidang ini termasuk Physical Intelligence, Generalist AI, dan Skild AI.

Config merekam aktivitas manusia dalam melakukan tugas fisik di lingkungan studio terkontrol maupun di lapangan. Startup ini beroperasi di Seoul dan Hanoi, dengan sekitar 300 tenaga kerja yang menangani produksi data. Hingga kini, Config telah mengumpulkan lebih dari 100.000 jam data gerakan manusia, yang lebih dari 30 kali lipat ukuran AgiBot World, basis data sejenis terbesar yang tersedia.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.