bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Survei Opera: VPN dan Pemblokir Iklan Diandalkan untuk Menonton di Browser

Redaksi 13 Oktober 2026 3 views
Survei Opera: VPN dan Pemblokir Iklan Diandalkan untuk Menonton di Browser
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, survei Opera terhadap lebih dari 2.000 responden di Indonesia menunjukkan sekitar enam dari sepuluh pengguna Opera untuk Android memakainya untuk menonton video pendek dan drama. Penggunaan VPN serta upaya menghindari gangguan iklan menjadi alasan yang banyak disebut. Sekitar 58 persen responden juga mengaku mengetahui fitur VPN Opera.

VP of Product Opera for Android Stefan Stjernelund menyebut pemblokir iklan bawaan dan VPN sebagai fitur yang populer di kalangan pengguna di Indonesia. Ia mengatakan pengguna juga mempertimbangkan kecepatan akses, efisiensi data, dan perlindungan privasi saat menjelajah internet, termasuk melalui Wi-Fi publik.

Opera menyatakan pertimbangan tersebut turut memengaruhi pengembangan browsernya. Perusahaan menggabungkan pemblokir iklan, VPN, dan fitur kecerdasan buatan (AI) dalam aplikasi. Menurut Opera, fitur-fitur itu dapat membantu menghemat data dan menjaga privasi tanpa perlu memasang aplikasi tambahan secara terpisah.

Fitur AI di browser juga dapat digunakan untuk merangkum informasi dan menerjemahkan konten. Namun, perluasan fungsi tersebut menimbulkan perhatian terhadap cara data pengguna diproses. Opera menilai keterbukaan dalam pengelolaan data dan kendali pengguna atas informasi pribadi perlu diperhatikan seiring meningkatnya penggunaan AI. Perusahaan juga menyatakan perlindungan privasi semestinya menjadi bagian mendasar dari pengalaman menjelajah internet.

Laporan Digital 2025: Indonesia dari We Are Social menyebut masyarakat Indonesia rata-rata menggunakan internet melalui smartphone selama 4 jam 38 menit per hari. Smartphone tercatat menyumbang 71,93 persen dari lalu lintas web di Indonesia.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.