bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 02:04 WIB

Thinking Machines Kembangkan Model AI yang Bisa Menyela Percakapan

Redaksi 12 Mei 2026 10 views
Thinking Machines Kembangkan Model AI yang Bisa Menyela Percakapan
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Thinking Machines Lab, startup kecerdasan buatan (AI) yang didirikan tahun lalu oleh mantan CTO OpenAI Mira Murati, mengumumkan model interaksi yang memungkinkan AI untuk menyela percakapan. Dilansir dari techcrunch.com, inovasi ini bertujuan mengubah cara kerja model AI saat ini yang hanya memproses input secara berurutan.

Saat ini, semua model AI yang ada bekerja dengan cara yang sama: pengguna berbicara, AI mendengarkan, lalu AI merespons, dan pengguna mendengarkan kembali. Thinking Machines berupaya mengubah paradigma ini dengan membangun model yang dapat memproses masukan pengguna sekaligus menghasilkan respons. Hal ini diharapkan membuat interaksi terasa lebih mirip percakapan telepon daripada percakapan teks.

Secara teknis, kemampuan ini disebut sebagai "full duplex". Perusahaan mengklaim model mereka, TML-Interaction-Small, mampu memberikan respons dalam waktu 0,40 detik. Kecepatan ini disebut setara dengan percakapan manusia alami dan jauh lebih cepat dibandingkan model serupa dari OpenAI dan Google.

Namun, saat ini model tersebut masih dalam tahap pratinjau riset dan belum menjadi produk yang siap dirilis untuk publik. Thinking Machines berencana merilis versi "pratinjau riset terbatas" dalam beberapa bulan mendatang, dengan peluncuran yang lebih luas dijadwalkan pada akhir tahun ini.

Meskipun demikian, masih belum pasti bagaimana pengalaman pengguna di dunia nyata nantinya. Tolok ukur yang disajikan memang mengesankan, dan gagasan dasar tentang interaktivitas yang melekat pada model AI sangat menarik. Namun, efektivitas klaim teknis tersebut baru dapat diketahui ketika publik benar-benar dapat menggunakan model tersebut.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.