bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Tiga Ilmuwan Raih Nobel Kedokteran 2026 atas Penemuan Optogenetika

Redaksi 06 Oktober 2026 21 views
Tiga Ilmuwan Raih Nobel Kedokteran 2026 atas Penemuan Optogenetika
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir cnnindonesia.com, Karl Deisseroth dari Amerika Serikat serta Peter Hegemann dan Georg Nagel dari Jerman meraih Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran 2026. Mereka mendapat penghargaan atas penemuan terkait cahaya dan optogenetika yang membantu menjelaskan kerja otak manusia.

Deisseroth merupakan profesor di Stanford University. Hegemann mengajar neurosains di Humboldt University, Berlin, sedangkan Nagel adalah profesor biofisika di University of Wuerzburg. Ketiganya akan membagi hadiah senilai 12 juta krona Swedia atau sekitar 1,2 juta dolar AS.

Majelis Nobel di Institut Karolinska, Swedia, mengumumkan penghargaan itu pada Senin (5/10). Ketiga ilmuwan dianugerahi Nobel atas penemuan yang disebut sebagai “sakelar molekuler untuk sel-sel saraf”. Majelis Nobel menyatakan optogenetika telah mengubah pemahaman mengenai otak dan mendukung penelitian untuk mengungkap cara kerjanya.

Optogenetika adalah teknik untuk mengendalikan sinyal saraf dengan cahaya. Metode ini memungkinkan peneliti mengaktifkan atau menonaktifkan sel saraf tertentu di otak yang masih hidup, sehingga peran jenis sel tertentu dalam proses seperti belajar, rasa takut, kecanduan, dan gerakan tubuh dapat diteliti. Sekretaris Jenderal Majelis Nobel Thomas Perlmann mengatakan metode tersebut kini digunakan di laboratorium di berbagai negara. Ia juga menyampaikan bahwa ketiga penerima merasa bersyukur dan bahagia menerima penghargaan bersama rekan seperjuangan.

Ketua Komite Nobel Per Svenningson mengatakan optogenetika membuka peluang untuk memetakan fungsi otak dengan cara yang sebelumnya sulit dibayangkan. Para peneliti juga berharap teknologi ini dapat meningkatkan kinerja implan koklea dengan memberikan stimulasi yang lebih tepat pada saraf pendengaran dibandingkan perangkat listrik saat ini.

Pemenang Nobel dipilih oleh komite ahli yang ditunjuk lembaga penyelenggara. Pengumuman Nobel Fisiologi atau Kedokteran secara tradisi mengawali rangkaian pengumuman Nobel tahunan, yang kemudian dilanjutkan dengan penghargaan Fisika pada Selasa, Kimia pada Rabu, dan Sastra pada Kamis.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.