bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 12:30 WIB

Tiga Kartu Merah Akibat Tarik Rambut di Musim 2026: Waktunya Ubah Aturan?

Redaksi 03 Mei 2026 10 views
Tiga Kartu Merah Akibat Tarik Rambut di Musim 2026: Waktunya Ubah Aturan?
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, isu penalti, offside, dan dampak Video Assistant Referee (VAR) telah menjadi perdebatan besar dalam beberapa tahun terakhir. Kini, pertanyaan muncul apakah menarik rambut lawan perlu ditambahkan ke dalam daftar kontroversi tersebut.

Bek Sunderland, Dan Ballard, menjadi pemain ketiga musim ini yang diusir dari lapangan karena menarik rambut lawan dalam pertandingan imbang 1-1 melawan tim yang terdegradasi, Wolves, pada hari Sabtu. Insiden tersebut terjadi di menit ke-24 saat Ballard berduel dengan penyerang tuan rumah, Tolu Arokodare, untuk memperebutkan bola.

Wasit Paul Tierney awalnya tidak mengambil tindakan, namun akhirnya menunjukkan kartu merah kepada Ballard setelah VAR menyarankannya untuk meninjau insiden tersebut di monitor pinggir lapangan. Saat pendukung Sunderland meneriakkan 'ini bukan sepak bola', Ballard menyusul Michael Keane dari Everton dan Lisandro Martinez dari Manchester United yang juga diusir karena menarik rambut musim ini.

Striker Nigeria, Arokodare, menjadi korban dari dua dari tiga insiden tarik rambut musim ini, dengan yang pertama melibatkan Keane pada 7 Januari. Baik Everton maupun Manchester United gagal dalam upaya banding mereka untuk membatalkan kartu merah dan larangan bermain tiga pertandingan yang dihasilkan. Hal ini membuat kecil kemungkinan Ballard dan Sunderland akan berhasil jika mereka mengajukan banding.

Manajer Sunderland, Regis le Bris, menyatakan bahwa sulit untuk menerapkan aturan tersebut ketika tindakan tersebut tidak disengaja. "Saya pikir, ketika itu tidak disengaja, itu adalah kecelakaan. Sulit untuk menjalankan aturan seolah-olah itu disengaja," katanya. Ia membandingkannya dengan handball yang juga memiliki area abu-abu, dan berpendapat bahwa aturan tarik rambut saat ini berada dalam fase yang sama.

Saat ini, menarik rambut dikategorikan sebagai perilaku kekerasan, serupa dengan mendorong wajah atau menyikut kepala lawan. Badan perwasitan, Professional Game Match Officials Limited (PGMOL), telah menegaskan kepada klub di awal musim bahwa tindakan ini akan selalu dianggap sebagai pelanggaran kartu merah.

Le Bris menambahkan bahwa sulit untuk menerima keputusan tersebut karena ia tidak menganggapnya sebagai tindakan yang disengaja dan kekerasan, melainkan duel udara. "Jadi di udara 20 kali dalam pertandingan banyak hal bisa terjadi tetapi itu tidak disengaja. Jika aturannya adalah aturan ketika Anda menghadapi striker dengan rambut panjang Anda akan bermasalah karena Anda tidak bisa bertahan, apa pun bisa terjadi," jelasnya.

Bek Fulham, Kenny Tete, berhasil lolos dari kartu merah atas dugaan menarik rambut penyerang Manchester City, Antoine Semenyo, dalam kekalahan 3-0 timnya pada 11 Februari. Isu ini juga muncul di sepak bola wanita. Pada 1 April, Katie McCabe dari Arsenal tidak mendapat kartu merah meski menarik rambut pemain sayap Chelsea, Alyssa Thompson, dalam perempat final Liga Champions Wanita.

Le Bris berharap ada percakapan dengan para wasit untuk menyesuaikan dan memperbaiki aturan ini. Ia menekankan pentingnya kejelasan aturan agar pemain tidak ragu saat berduel di udara karena takut secara tidak sengaja menarik sesuatu. Ia juga menyoroti kesulitan bagi pemain bertahan ketika berhadapan dengan striker berambut panjang.

Manajer Wolves, Rob Edwards, mengakui bahwa wasit Tierney telah mengikuti arahan yang ada. "Ini adalah bunyi hukumnya. Kami sudah mengalaminya dua kali dengan Tolu [Arokodare] musim ini," katanya. Ia menambahkan bahwa meskipun tidak menyatakan itu tindakan yang disengaja, hal itu tetap terjadi.

Mantan kiper Man City, Joe Hart, yang berbicara di BBC Match of the Day, menyatakan simpati kepada Sunderland dan Premier League yang dikenal dengan fisikalitasnya. "Yang hari ini, saya tidak berpikir Ballard membidik rambutnya, dia mencoba memegang striker. Menurut hukum itu adalah kartu merah tetapi apakah Anda menginginkan itu?" tanyanya, menyiratkan keraguan tentang penerapan aturan tersebut dalam konteks permainan.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.