bytedaily
Senin, 06 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tiga Pemain Kunci Prancis Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 Akibat Kartu Kuning

Redaksi 06 Juli 2026 1 views
Tiga Pemain Kunci Prancis Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 Akibat Kartu Kuning
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, tiga pemain tim nasional Prancis menghadapi risiko skorsing akumulasi kartu kuning yang dapat membuat mereka absen di babak semifinal Piala Dunia 2026. Michael Olise, Bradley Barcola, dan Manu Kone kini berada dalam ancaman hukuman jika kembali menerima kartu kuning pada pertandingan berikutnya.

Ancaman skorsing ini baru akan berlaku jika Prancis berhasil mengalahkan Maroko dalam pertandingan perempat final yang akan digelar pada Kamis (9/7) atau Jumat (10/7) dini hari WIB. Pertandingan krusial ini diprediksi akan berlangsung sengit dan menguras tenaga serta emosi kedua tim demi meraih tiket ke babak empat besar.

Situasi ini timbul akibat pertandingan keras melawan Paraguay di babak 16 besar. Ketiga pemain Prancis tersebut mendapatkan kartu kuning karena berusaha menghentikan permainan agresif yang diperagakan oleh tim lawan. Laporan menyebutkan bahwa skuad Paraguay kerap menggunakan taktik provokatif dan melakukan pelanggaran keras yang disengaja untuk mengganggu ritme permainan Prancis.

Kondisi ini dinilai diperparah oleh kepemimpinan wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, yang dianggap terlalu lunak karena tidak mengeluarkan kartu kuning satupun untuk pemain Paraguay. Meskipun Prancis berhasil memenangkan pertandingan tersebut berkat gol penalti Kylian Mbappe setelah Desire Doue dilanggar di kotak terlarang, pelatih Didier Deschamps kini dihadapkan pada dilema. Memaksakan ketiga pemain tersebut bermain melawan Maroko berisiko membuat mereka kehilangan kesempatan bermain di semifinal jika kembali mendapatkan kartu kuning.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.