bytedaily - Dilansir dari sports.yahoo.com, Barcelona mengakhiri musim La Liga dengan kekalahan 3-1 dari Valencia di Stadion Mestalla. Pelatih Hansi Flick menyatakan bahwa hasil tersebut dapat dimaklumi mengingat Barcelona telah dinobatkan sebagai juara liga dan suasana tim masih dalam perayaan.
Flick juga memutuskan untuk mengistirahatkan beberapa pemain yang diproyeksikan menjadi starter di Piala Dunia mendatang, termasuk Pau Cubarsi, Raphinha, Pedri, dan Frenkie de Jong. Keputusan ini membuat Barcelona menurunkan skuad yang relatif lebih lemah dalam pertandingan tersebut.
Robert Lewandowski mencetak gol terakhirnya untuk Barcelona dalam pertandingan ini, yang sempat membawa timnya unggul. Namun, semangat juang Valencia untuk meraih kemenangan yang mereka butuhkan terbukti lebih kuat dibandingkan Barcelona yang tampaknya kurang memiliki hasrat untuk menang.
Pertandingan ini menjadi penanda berakhirnya musim 2025-26 bagi Barcelona. Meskipun musim ini menyajikan beberapa hal positif, seperti dua gelar utama, rekor tak terkalahkan di kandang, dan performa yang baik di Liga Champions, terdapat juga kekurangan krusial yang harus segera dibenahi.
Hasil ini memberikan gambaran jelas bagi Flick mengenai area yang perlu diperbaiki dan menjadi acuan untuk bursa transfer musim panas yang akan segera dibuka.
Pada babak pertama, Barcelona menunjukkan performa yang menjanjikan. Gerard Martin dan Ronald Araujo tampil solid di lini pertahanan tengah, dengan Araujo menunjukkan dominasi. Namun, pergantian pemain di babak kedua secara bertahap melemahkan pertahanan tim.
Di awal babak kedua, Flick mengganti Araujo dengan Xavi Espart, memindahkan Eric Garcia ke posisi bek tengah mendampingi Martin. Meskipun duo ini masih bermain cukup baik, Valencia mulai terlihat lebih mengancam.
Memasuki menit ke-60, Flick kembali melakukan pergantian dengan memasukkan Andreas Christensen yang baru pulih dari cedera panjang. Sejak saat itu, pertahanan Barcelona mulai rapuh. Christensen kesulitan mengimbangi kecepatan penyerang Valencia, dan ruang terbuka di lini belakang yang dimanfaatkan oleh tuan rumah. Kelelahan Marc Bernal dan Alejandro Balde juga turut memperburuk situasi tim.
Valencia berhasil menyamakan kedudukan hanya empat menit setelah pergantian pemain tersebut, sebelum akhirnya mencetak gol kedua yang membalikkan keadaan.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi sports.yahoo.com.