bytedaily
Senin, 06 Juli 2026 - 12:25 WIB

Tiga Saham Antariksa yang Kurang Dikenal dan Layak Dibeli Bulan Ini

Redaksi 31 Mei 2026 10 views
Tiga Saham Antariksa yang Kurang Dikenal dan Layak Dibeli Bulan Ini
Ilustrasi visual (Sumber: finance.yahoo.com)

bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, seiring cuaca yang menghangat memasuki Juni, industri antariksa juga ikut memanas. Rencana penawaran umum perdana (IPO) SpaceX yang sangat dinanti menciptakan kegemparan di kalangan perusahaan kedirgantaraan. Terdapat beberapa perusahaan yang diuntungkan secara langsung, seperti Rocket Lab, yang valuasi sahamnya melambung tinggi.

Namun, ada saham-saham antariksa lain yang diperdagangkan pada harga yang belum terlalu jauh melampaui realitas. Tiga saham yang disebutkan di bawah ini telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam jangka pendek, namun umumnya kurang dikenal oleh publik dan memiliki nilai pasar yang jauh lebih kecil dibandingkan Rocket Lab.

Intuitive Machines (NASDAQ: LUNR) adalah perusahaan menarik yang fokus utamanya adalah akses dan eksplorasi bulan. Infrastruktur bulan terbukti menjadi bisnis yang besar. Perusahaan ini memperluas kapabilitasnya dan mendapatkan kepercayaan industri dengan mengakuisisi Lanteris Space Systems baru-baru ini serta berkolaborasi dengan NASA dalam program Commercial Lunar Payload Services.

Pendapatan tertunda (backlog) Intuitive telah tumbuh menjadi $1,1 miliar setelah memenangkan lebih dari $428 juta kontrak baru. Pendapatan kuartal pertama 2026 perusahaan tumbuh mencapai rekor $186 miliar, hampir tiga kali lipat dari periode tahun sebelumnya. Dalam laporan pendapatan terbarunya, manajemen menegaskan kembali panduan pendapatan setahun penuhnya sebesar $900 juta hingga $1 miliar. Sahamnya telah meroket hingga lebih dari 110% per penulisan artikel ini.

Sebagian besar sektor terkait antariksa diperdagangkan pada valuasi yang sangat tinggi. Namun, Redwire (NYSE: RDW) memiliki harga yang jauh lebih masuk akal. Perusahaan ini tidak seglamor beberapa perusahaan antariksa lainnya, tetapi memiliki portofolio teknologi infrastruktur antariksa. Redwire mendiversifikasi sumber pendapatannya dengan memperkuat bisnis pertahanannya, terutama melalui akuisisi Edge Autonomy pada tahun 2025. Pendapatan kuartal pertama 2026 mencapai $97 juta, meningkat hampir 58% dari tahun lalu. Perusahaan ini juga memiliki backlog rekor sebesar $498 juta. Kesepakatan multi-tahunan senilai jutaan dolar dengan sekutu NATO dan Angkatan Antariksa AS telah mendorong saham Redwire meroket. Sahamnya telah naik sekitar 190% sejak awal tahun, namun masih memiliki nilai pasar hanya $4 miliar.

Di antara perusahaan yang mungkin paling tidak dikenal dalam daftar ini, Spire Global (NYSE: SPIR), sebuah perusahaan pengamatan Bumi, mengoperasikan jaringan satelit dengan berbagai kegunaan yang mengejutkan di berbagai industri seperti meteorologi dan penerbangan. Di sektor dengan tingkat pengeluaran yang sangat besar, Spire Global menawarkan kesegaran dengan fundamental keuangannya yang solid. Perusahaan ini menjual bisnis maritimnya pada tahun 2025 dan menggunakan hasilnya untuk melunasi utang. Perusahaan memperkirakan pendapatan sebesar $75 juta hingga $85 juta pada tahun 2026, yang mewakili pertumbuhan 50% dari tahun ke tahun. Sahamnya telah menguat 145% sejak awal tahun.

Terdapat aliran modal yang masuk ke perusahaan-perusahaan terkait antariksa. Meskipun bisnis yang lebih glamor dan menarik perhatian seperti SpaceX mendominasi sorotan, ada banyak saham yang kurang dikenal, sehat secara finansial, dan berpotensi menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.