bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Tips Aman Membersihkan Smartphone saat Terkena Abu Vulkanik

Redaksi 08 September 2026 7 views
Tips Aman Membersihkan Smartphone saat Terkena Abu Vulkanik
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, abu vulkanik yang dihasilkan oleh erupsi Gunung Anak Krakatau dapat mengancam perangkat elektronik, termasuk smartphone.

Berbeda dengan debu biasa, partikel abu vulkanik berukuran sangat halus dan memiliki tepi tajam yang berpotensi menggores serta mengikis permukaan perangkat.

Ilham Indrawan, Senior Manager Marketing Produk Samsung Electronics Indonesia, menekankan pentingnya membersihkan smartphone secara rutin setelah aktivitas di luar ruangan, meskipun perangkat sudah memiliki sertifikasi ketahanan IP68.

Menurutnya, pengguna dapat memanfaatkan cairan sanitizer atau pembersih serupa untuk membersihkan smartphone, dengan catatan pembersihan dilakukan setelah kembali ke tempat yang aman, seperti rumah.

Data dari United States Geological Survey (USGS) menyarankan agar perangkat yang tidak dipakai ditutup dengan lembaran plastik untuk mencegah masuknya abu, serta menyiapkan plastik pelindung dan duct tape sebagai langkah persiapan menghadapi hujan abu.

Smartphone yang tidak sedang digunakan sebaiknya disimpan di tempat tertutup, bukan dibiarkan di meja atau di luar ruangan saat abu masih turun.

Jika abu sudah menempel pada perangkat, langkah pertama yang disarankan adalah mematikan smartphone sebelum memulai proses pembersihan untuk mengurangi risiko terjadinya hubungan arus pendek.

USGS mengingatkan agar pengguna tidak terburu‑buru membersihkan perangkat; sebaiknya menunggu hingga hujan abu berhenti, kecuali ada keperluan mendesak yang mengharuskan pembersihan segera.

Pembersihan dapat dilakukan dengan hati‑hati menggunakan aliran udara bertekanan rendah atau sikat lembut, dan hindari menggosok terlalu keras karena partikel abu dapat menggores komponen sensitif.

Untuk perangkat komputer, ventilasi dan kipas menjadi area yang perlu mendapat perhatian khusus karena penumpukan abu dapat menghambat pendinginan dan meningkatkan risiko overheating.

Perangkat elektronik modern memang telah dilengkapi dengan perlindungan terhadap kontaminan udara, sehingga paparan abu dalam waktu singkat tidak serta‑merta merusak perangkat, namun abu yang masuk ke bagian sensitif tetap dapat mengganggu fungsi.

USGS menegaskan bahwa abu yang basah dapat menjadi konduktor listrik dan menyebabkan hubungan arus pendek pada kontak yang terbuka; oleh karena itu, pencegahan sejak awal—memindahkan perangkat ke dalam ruangan sebelum hujan abu terjadi—merupakan cara paling efektif untuk mengurangi risiko.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.