bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Tuchel Tetap Pertimbangkan Pemain Man City meski Terdegradasi

Redaksi 03 Oktober 2026 18 views
Tuchel Tetap Pertimbangkan Pemain Man City meski Terdegradasi
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Thomas Tuchel menyatakan tetap membuka peluang memanggil pemain Manchester City ke timnas Inggris jika klub tersebut terdegradasi akibat kasus dugaan pelanggaran aturan keuangan Premier League.

Komisi independen menyatakan Man City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Klub itu dituding menggunakan kontrak fiktif untuk mengakali aturan keuangan pada musim 2009/2010 hingga 2017/2018. Man City membantah bersalah dan mengajukan banding. Durasi proses banding belum diketahui. Menurut Independent, klub tersebut berpotensi menerima sanksi sebelum proses banding selesai, seperti Everton dan Nottingham Forest.

Kasus itu berkaitan dengan dugaan penggelembungan pendapatan dan penyembunyian biaya senilai lebih dari 900 juta poundsterling atau sekitar Rp21,3 triliun selama sembilan tahun. Man City berpotensi mendapat pengurangan poin dalam jumlah besar hingga terdegradasi dari Premier League.

Tuchel mengatakan ia akan terus memantau pemain Man City dan tidak menutup kemungkinan memilih mereka untuk pemusatan latihan, laga tertentu, atau turnamen. Menurutnya, pemilihan pemain akan dinilai berdasarkan kasus per kasus, bukan semata-mata karena klub mereka tidak bermain di kasta tertinggi.

Tiga pemain Man City saat ini memperkuat Inggris, yakni Marc Guehi, Nico O'Reilly, dan Elliot Anderson. O'Reilly mundur karena cedera, sementara Phil Foden belum kembali dipanggil Tuchel.

Tuchel juga menyebut perkara Man City menjadi bahan pembicaraan di skuad Inggris, termasuk di antara para pemain klub tersebut. Namun, pembicaraan itu berlangsung singkat dan para pemain tetap siap bertanding.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.