bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Wasit Somalia yang Sempat Ditolak AS Akan Pimpin Piala Super Eropa

Redaksi 11 Agustus 2026 6 views
Wasit Somalia yang Sempat Ditolak AS Akan Pimpin Piala Super Eropa
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, wasit asal Somalia, Omar Artan, yang sebelumnya mengalami penolakan dari Amerika Serikat (AS) saat akan memimpin pertandingan Piala Dunia 2026, kini ditunjuk untuk memimpin Piala Super Eropa 2026. Penugasan dari UEFA ini menjadi kontras dengan sikap FIFA yang dinilai tidak berdaya ketika AS mendeportasi Artan saat hendak memasuki wilayahnya untuk gelaran Piala Dunia.

UEFA mengumumkan penunjukan Artan melalui rilis resmi sebagai bagian dari kerja sama dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang telah disepakati tahun ini. Artan dijadwalkan akan memimpin pertandingan antara Paris Saint-Germain (PSG) yang merupakan juara Liga Champions, melawan Aston Villa, juara Europa League. Pertandingan ini akan digelar di Salzburg, Austria, pada Kamis (13/8).

Penunjukan ini menandai sebuah pencapaian bersejarah, di mana untuk pertama kalinya seorang wasit non-Eropa akan memimpin Piala Super Eropa. Omar Artan menjadi wasit pertama dari benua Afrika yang mendapat kehormatan tersebut. Presiden CAF, Patrice Motsepe, menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan kebanggaan besar, tidak hanya bagi Artan tetapi juga bagi perkembangan sepak bola Afrika.

Artan, yang kini berusia 34 tahun, dikenal sebagai wasit terkemuka di Afrika. Ia sebelumnya telah mencatatkan sejarah sebagai wasit Somalia pertama yang memimpin final Liga Champions CAF dan kemudian dianugerahi penghargaan Wasit Pria Terbaik CAF. Ia juga memberikan pesan inspiratif kepada para wasit muda untuk terus berjuang menggapai impian, menegaskan bahwa kesuksesan dapat diraih oleh siapa saja yang tidak pernah berhenti bermimpi.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.