bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, WhatsApp sedang menguji fitur penjadwalan pesan bagi sebagian pengguna Android. Fitur ini memungkinkan pengiriman teks, tautan, foto, dan video pada waktu yang ditentukan, baik dalam percakapan pribadi maupun grup.
Fitur tersebut mulai tersedia bagi sejumlah penguji beta melalui WhatsApp beta Android versi 2.26.40.7 di Google Play Store. Pesan yang sudah dijadwalkan dikabarkan tetap terkirim sesuai waktu pilihan meskipun aplikasi ditutup atau perangkat pengirim tidak tersambung ke internet. Pesan juga tetap menggunakan enkripsi end-to-end.
Untuk mengatur jadwal, pengguna dapat mengetik pesan, lalu menekan dan menahan tombol kirim. Jika fitur tersedia di akun, pilihan waktu pengiriman akan muncul dan pesan dikirim secara otomatis pada waktu yang telah ditentukan.
Menurut WABetaInfo, waktu pengiriman dapat diatur mulai 10 menit setelah penjadwalan hingga dua pekan berikutnya. Mekanisme serupa berlaku untuk foto dan video: pengguna memilih media dari galeri percakapan, kemudian menahan tombol kirim untuk menentukan waktu pengiriman.
Dalam satu pesan terjadwal, pengguna hanya dapat menyertakan satu foto atau satu video. Penjadwalan media juga bisa dilakukan dari layar penyuntingan, sehingga pengguna dapat mengedit foto atau menambahkan keterangan sebelum memilih jadwal.
Pesan terjadwal akan tercantum pada bagian khusus di halaman informasi percakapan. Dari sana, pengguna dapat melihat, mengelola, atau menghapus pesan sebelum dikirim. WABetaInfo menyebut penerima tidak akan diberi tahu jika pesan terjadwal dihapus dan tidak dapat mengetahui bahwa pesan itu sebelumnya dijadwalkan.
Untuk pesan di grup, WhatsApp disebut hanya mengirimkannya kepada anggota yang sudah bergabung saat jadwal dibuat. Anggota yang bergabung setelahnya tidak akan menerima pesan tersebut. Menurut WABetaInfo, aturan ini membatasi penyampaian informasi kepada orang yang belum menjadi anggota grup ketika pesan dijadwalkan.
Fitur ini belum tersedia bagi seluruh pengguna Android dan masih dirilis secara terbatas kepada penguji beta. Peluncurannya diperkirakan menjangkau lebih banyak akun dalam beberapa pekan mendatang. Pengguna yang belum memperoleh fitur tersebut tetap dapat menerima pesan terjadwal dari pengguna lain.