bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, WhatsApp sedang menguji fitur Restricted Chat pada sejumlah pengguna. Fitur ini dikembangkan dari Advanced Chat Privacy untuk membatasi interaksi di obrolan tertentu.
Menurut WABetaInfo, pengaktifan Restricted Chat akan memunculkan pemberitahuan di ruang obrolan dan menerapkan sejumlah pembatasan. Pengguna, misalnya, tidak dapat menyimpan foto atau video dari obrolan itu secara otomatis ke ponsel.
Fitur tersebut juga membatasi kemampuan untuk mengekspor isi obrolan, memakai fitur Meta AI di dalamnya, serta mengakses percakapan melalui perangkat tertaut seperti WhatsApp Web dan aplikasi desktop. WhatsApp tetap menyatakan pesan dan panggilan dilindungi enkripsi end-to-end. Fitur ini ditujukan untuk mencegah akses ke obrolan melalui aplikasi tidak resmi atau bot AI.
Restricted Chat bersifat opsional dan tidak aktif secara otomatis. Saat ini, fitur tersebut hanya tersedia untuk percakapan individual dan dapat diaktifkan melalui menu “Chat Info”.
WABetaInfo mengumumkan kemampuan pembatasan obrolan itu dalam informasi pembaruan WhatsApp beta Android versi 2.26.39.11. Fitur ini dilaporkan sudah dapat digunakan oleh sebagian pengguna beta WhatsApp versi 2.26.36.4 untuk Android dan 26.319.10.20 untuk iOS.
WhatsApp belum mengumumkan jadwal peluncuran Restricted Chat secara luas. Pengguna yang ingin mencoba fitur beta dapat mengikuti program WhatsApp beta melalui Play Store atau App Store dan memakai versi aplikasi yang mendukungnya.