bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, Eropa memiliki banyak startup potensial yang patut dilirik, tidak hanya yang sudah dikenal seperti Lovable dan Mistral AI. Laporan ini menyajikan daftar 21 startup Eropa yang direkomendasikan oleh para investor dari berbagai dana ventura terkemuka di benua tersebut. Startup-startup ini berada dalam berbagai tahapan pengembangan, mulai dari pra-peluncuran hingga berstatus unicorn, dan berasal dari sektor yang beragam.
Metodologi pemilihan startup ini melibatkan permintaan kepada investor untuk merekomendasikan dua perusahaan: satu dari portofolio mereka yang telah mereka investasikan, dan satu lagi di luar portofolio mereka yang dianggap memiliki potensi besar. Beberapa pilihan tambahan juga disertakan dari tim redaksi techcrunch.com.
Startup-startup ini menunjukkan bagaimana talenta teknologi mendalam dapat membantu Eropa bersaing dalam perlombaan kecerdasan buatan (AI). Beberapa di antaranya adalah:
- Alta Ares: Mengembangkan sistem anti-drone berbasis AI. Startup ini direkomendasikan oleh Jan Hammer dari Index Ventures. Sistem pencegatannya menjawab kebutuhan akan solusi yang lebih terjangkau untuk mendeteksi dan menangkal serangan drone, seiring dengan meningkatnya perhatian pada teknologi pertahanan di Eropa akibat konflik di Ukraina.
- Apron: Menyediakan manajemen faktur untuk pemilik usaha kecil. Claire Houry dari Ventech merekomendasikan startup ini, menyoroti segmen usaha kecil dan menengah (UKM) yang menguntungkan bagi perusahaan fintech karena pemilik bisnis bersedia mengeluarkan biaya untuk menghemat waktu.
- Botify: Membantu merek meningkatkan visibilitas mereka dalam pencarian AI. Julien Codorniou dari 20VC merekomendasikan Botify, yang telah beradaptasi dengan pergeseran dari SEO ke optimasi mesin generatif (GEO), bahkan sebelum banyak perusahaan lain menyadarinya. Botify memiliki pelanggan besar seperti Macy's dan The New York Times.
- BottleCap AI: Mengembangkan Large Language Models (LLM) fundamental dan aplikasi yang berfokus pada efisiensi. Startup yang berbasis di Praha ini didirikan oleh trio yang mencakup seorang pengusaha yang menjual perusahaan sebelumnya ke Meta dan dua peneliti AI. Mereka membangun model sendiri dan merilis aplikasi seperti Pulse, sebuah aplikasi berita bertenaga AI. Rekomendasi ini datang dari Flavia Levi, Join Capital.
- Cailabs: Mengembangkan fotonik untuk aplikasi kedirgantaraan, pertahanan, dan industri. Startup ini memanfaatkan penelitian lanjutan tentang sains cahaya untuk transmisi data yang lebih cepat dan kuat. Dengan dukungan investor publik dan swasta, Cailabs berencana mengerahkan 50 stasiun bumi optik untuk mendukung permintaan komunikasi laser dengan satelit.
- Cala: Berencana membangun lapisan pengetahuan yang dibutuhkan oleh agen AI. Pendiri Cala adalah Elisenda Bou-Balust, seorang pengusaha dan pakar AI terkemuka asal Spanyol yang menjual perusahaan sebelumnya, Vilynx, ke Apple pada tahun 2020. Startup ini direkomendasikan oleh Pär-Jörgen Pärson dari Northzone.
Daftar lengkap yang mencakup 21 startup ini menunjukkan keragaman inovasi di lanskap teknologi Eropa.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.