bytedaily
Selasa, 19 Mei 2026 - 17:34 WIB

Airtabs Tingkatkan Performa, Efisiensi Bahan Bakar, dan Keamanan Truk

Redaksi 28 April 2026 11 views
Airtabs Tingkatkan Performa, Efisiensi Bahan Bakar, dan Keamanan Truk
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Airtabs, perangkat berbentuk seperti garpu tala yang sering terlihat di atap dan bagian belakang trailer, truk, van, dan RV, ternyata memiliki fungsi signifikan dalam meningkatkan performa kendaraan. Meskipun terlihat kecil dan sederhana, Airtabs berfungsi sebagai generator pusaran udara yang diatur sedemikian rupa untuk mengurangi hambatan aerodinamis.

Prinsip kerja Airtabs adalah memaksa angin bergerak mengelilingi truk, mengabaikan celah antara kabin dan trailer. Hal ini berkontribusi pada peningkatan efisiensi bahan bakar, stabilitas kendaraan, serta visibilitas saat kondisi cuaca buruk seperti hujan atau salju.

Ide di balik perbaikan aerodinamika truk ini muncul dari insinyur kedirgantaraan Edwin J. Saltzman pada tahun 1973. Setelah merasakan dorongan angin saat sebuah truk trailer menyalipnya, Saltzman terinspirasi untuk mencari cara agar bentuk truk yang kotak dapat berinteraksi lebih baik dengan aliran udara. Berbekal pengetahuan dari desain awal pesawat ulang-alik NASA, ia mengembangkan solusi yang mengubah truk dari sekadar 'kotak sepatu di atas roda' menjadi kendaraan yang lebih ramping.

Berbeda dengan spoiler belakang aftermarket yang terkadang justru merugikan, Airtabs dirancang sebagai saluran tiga dimensi yang mengoptimalkan aliran angin di sekelilingnya, sehingga mengurangi resistensi. Awalnya, produsen Airtabs hanya fokus pada peningkatan efisiensi bahan bakar. Namun, pengguna melaporkan manfaat lain yang signifikan, seperti peningkatan stabilitas kendaraan besar dan kaca depan yang tidak mudah terhalang saat cuaca buruk.

Laporan mengenai penelitian Saltzman di NASA menyebutkan bahwa pengembangan Airtabs berawal dari percobaan membungkus sebuah van pengiriman Ford tua dengan lembaran aluminium bersudut 90 derajat, kemudian membulatkan sudut dan tepinya. Pengujian pada setiap tahap menunjukkan bahwa pembulatan sudut menghasilkan pengurangan hambatan udara sebesar 52%, yang mampu meningkatkan ekonomi bahan bakar hingga 25%. Penggunaan Airtabs pada truk diklaim dapat menghemat hampir 7.000 galon bahan bakar dalam jarak 100.000 mil.

Perangkat ini memiliki tujuan serupa dengan deflektor angin di bawah trailer, namun ukurannya yang kecil dan fleksibilitas pemasangannya menjadikannya pilihan menarik bagi banyak pengemudi truk. Penelitian yang dimulai pada akhir 1980-an, memanfaatkan riset generator pusaran udara dari masa sebelum NASA berdiri, mengarah pada pembentukan Aeroserve Technologies pada tahun 1997, perusahaan di balik Airtabs. Sejak saat itu, klaim peningkatan efisiensi dan ekonomi bahan bakar terus diuji.

Setiap Airtab memecah aliran udara, membuat angin bergerak lebih mulus di sepanjang bodi truk dan trailer. Saat ini, Airtabs diproduksi dari bahan plastik yang sama dengan perabotan taman. Pemasangan deretan Airtabs di antara kabin dan trailer secara signifikan mengurangi hambatan angin dengan menutup celah dan menenangkan aliran udara. Sementara itu, pemasangan di bagian belakang trailer atau boks van membantu mengubah aliran udara vertikal yang bergejolak menjadi aliran horizontal yang lebih tenang.

Semua ini memungkinkan truk mengonsumsi bahan bakar lebih sedikit karena membutuhkan lebih sedikit tenaga untuk bergerak.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.