bytedaily - Dilansir dari finance.yahoo.com, raksasa e-commerce Amazon.com mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka meluncurkan layanan "Amazon Supply Chain Services", yang membuka jaringan logistiknya untuk digunakan oleh bisnis lain.
Perusahaan menyatakan bahwa bisnis dari berbagai jenis dan ukuran kini dapat memindahkan, menyimpan, dan mengirimkan berbagai macam barang, mulai dari bahan baku hingga produk jadi, dengan memanfaatkan seluruh jaringan rantai pasok Amazon. Jaringan ini mencakup layanan pengiriman barang (freight), distribusi dan pemenuhan pesanan (fulfillment), serta pengiriman paket.
Pengumuman ini berdampak pada saham perusahaan logistik. Saham UPS dan FedEx dilaporkan masing-masing turun 1,5% dan 2,5% dalam perdagangan pra-pasar.
Amazon menyebutkan bahwa raksasa barang konsumen Procter & Gamble, perusahaan industri 3M, dan perusahaan pakaian American Eagle Outfitters termasuk di antara yang pertama mendaftar untuk layanan rantai pasok ini.
Langkah ini memberikan akses kepada perusahaan terhadap jaringan transportasi Amazon yang mencakup pengiriman barang melalui laut, udara, darat, dan kereta api. Jaringan ini didukung oleh armada yang terdiri dari lebih dari 80.000 trailer, 24.000 kontainer intermodal, dan lebih dari 100 pesawat.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi finance.yahoo.com.