bytedaily - Marc Marquez, pebalap tim Ducati Lenovo, telah mengidentifikasi satu aspek krusial yang menjadi kelemahan motor GP26-nya setelah menghadapi dua seri pembuka MotoGP 2026. Meskipun meraih kemenangan di sprint race MotoGP Brasil 2026, Marquez hanya mampu menempati posisi keempat dalam balapan utama, menandakan adanya tantangan dalam performa konsisten.
Marquez menyoroti bahwa masalah utama terletak pada lap-lap awal balapan, di mana ia merasa kurang nyaman dengan motornya. "Saya kehilangan (waktu) di lap pertama, hanya itu masalahnya," ungkap Juara Dunia, menurut laporan Crash. "Feeling-nya... Saya merasa kurang nyaman, dan di situlah masalah yang perlu saya perbaiki," tambahnya, menjelaskan kendala yang dihadapi saat mengendarai GP26 musim ini.
Meskipun demikian, Marquez menunjukkan pendekatan yang tenang di Sirkuit Ayrton Senna, memprioritaskan pengelolaan ban daripada memaksakan diri. Ia menambahkan, "Kami tidak terlalu jauh dengan para pemimpin balapan dan ada beberapa hal yang perlu kami perbaiki. Sayangnya, saya tidak memiliki kecepatan untuk tetap bersaing di depan, tapi secara keseluruhan ini adalah akhir pekan yang positif." Kondisi ini berbeda dengan seri pertama di MotoGP Thailand, di mana Marquez terpaksa mundur karena insiden pecah ban.
Kegagalan merebut podium dalam dua balapan penuh tersebut membuat Marc Marquez kini berada di posisi kelima klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengumpulkan 34 poin.