bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 13:59 WIB

Ancaman Iran Blokir Ekspor Minyak: Potensi Guncangan Baru Pasar Energi Global

Redaksi 11 Maret 2026 10 views
Ancaman Iran Blokir Ekspor Minyak: Potensi Guncangan Baru Pasar Energi Global
Ilustrasi: Ancaman Iran Blokir Ekspor Minyak: Potensi Guncangan Baru Pasar Energi Global

bytedaily - Ancaman serius datang dari Iran yang berpotensi menyetop aliran ekspor minyak dari Timur Tengah ke negara-negara yang dianggap bersekutu dengan Amerika Serikat dan Israel. Langkah ini diutarakan oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai respons atas konflik yang masih berkecamuk di kawasan tersebut. Juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, menyatakan bahwa pasukan Iran tidak akan lagi mentoleransi pengiriman minyak ke 'pihak musuh dan para mitranya' hingga ada pengumuman lebih lanjut.

Kebijakan ini, menurut Naini, bersifat dinamis dan dapat berubah seiring perkembangan konflik. Situasi geopolitik yang memanas ini telah menyebabkan gangguan signifikan pada lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, jalur krusial yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak mentah global. Insiden penargetan kapal tanker minyak oleh pasukan Iran di perairan tersebut menambah kekhawatiran akan stabilitas pasokan energi.

Konflik yang memicu ketegangan ini sejatinya berdampak langsung pada pasar energi global. Lonjakan harga minyak mentah dunia sempat menembus level di atas US$100 per barel, menandai titik tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022. Meskipun sempat terjadi penurunan harga setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai potensi berakhirnya operasi militer, Naini berpendapat bahwa upaya stabilisasi harga energi akan bersifat sementara selama konflik terus berlanjut, mengingat keamanan perdagangan sangat bergantung pada situasi tersebut.