bytedaily - NASA bersiap meluncurkan misi Artemis II, sebuah perjalanan antariksa berawak pertama dalam lebih dari setengah abad, yang akan membawa empat astronaut mengitari Bulan. Misi bersejarah ini dijadwalkan lepas landas pada 1 April 2026, menandai era baru dalam eksplorasi angkasa.
Astronaut Reid Wiseman, Christina Koch, Victor Glover, dan Jeremy Hansen akan menjadi kru pertama yang terbang melampaui rekor jarak terjauh manusia dari Bumi, yang sebelumnya dipegang oleh misi Apollo 13 pada tahun 1970. Meskipun tidak mendarat di permukaan Bulan, misi 10 hari ini menjadi batu loncatan krusial untuk misi pendaratan di masa depan.
Artemis II akan menjadi debut bagi roket generasi terbaru NASA, Space Launch System (SLS), dan kapsul Orion yang membawa awak manusia. Kru misi ini mencakup representasi yang beragam, termasuk perempuan pertama, orang pertama berkulit berwarna, dan warga Kanada pertama yang melakukan perjalanan ke Bulan. Misi ini tidak hanya tentang penjelajahan, tetapi juga tentang merepresentasikan kemajuan dan aspirasi umat manusia.
Para astronaut telah melalui sesi simulasi intensif dan karantina untuk memastikan kesiapan optimal. Reid Wiseman akan memimpin misi ini sebagai komandan, dibantu pilot Victor Glover, serta spesialis misi Christina Koch dan Jeremy Hansen. Pemilihan kru ini sendiri telah menjadi sorotan karena keberagaman yang ditawarkan.
Misi ini juga membawa makna personal bagi para astronaut. Selain dedikasi profesional, mereka akan membawa kenangan dan simbol-simbol personal, seperti surat keluarga, Alkitab, cincin pernikahan, dan pusaka keluarga, sebagai pengingat akan rumah dan orang-orang terkasih selama penjelajahan kosmik yang belum pernah terjadi sebelumnya.