bytedaily - Peluncuran roket Artemis II oleh NASA pada Rabu malam (waktu AS) menandai tonggak sejarah baru dalam eksplorasi luar angkasa, membawa kembali manusia ke dekat Bulan untuk pertama kalinya dalam hampir 54 tahun. Misi ini merupakan penerbangan berawak pertama yang meninggalkan orbit Bumi rendah sejak misi Apollo 17 pada Desember 1972.
Saat ini, roket tengah mengorbit Bumi dan dijadwalkan akan melanjutkan perjalanannya menuju Bulan pada Kamis. NASA akan melakukan manuver translunar injection untuk mengirimkan wahana Orion dan kru di dalamnya menempuh jarak sekitar 386.242 km menuju orbit Bulan.
Peluncuran bersejarah ini menggunakan roket Space Launch System (SLS) yang membawa kapsul kru Orion, lepas landas dari Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida. Misi Artemis II menjadi bukti kemajuan teknologi antariksa modern dan ambisi berkelanjutan umat manusia untuk menjelajahi tata surya.