bytedaily - Melansir laporan dari tekno.sindonews.com, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengidentifikasi bahwa penyebab utama insiden siber bukanlah kecanggihan peretas (hacker), melainkan kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Hal ini diungkapkan dalam konteks perkembangan teknologi digital di Indonesia, yang kini berfokus pada jaringan 5G, pusat data, dan kriptografi kuantum.
Identifikasi ini disampaikan bertepatan dengan penyelenggaraan Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 di Jakarta International Convention Center, Senayan, pada 5-6 Agustus 2026. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 dengan tema "Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat".
Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media tekno.sindonews.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.