bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menyatakan bahwa penunjukan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Aida S Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan pilihan yang didasarkan pada aspek teknokrasi.
Said Abdullah menjelaskan bahwa kedua calon tersebut memiliki pengalaman yang luas di sektor keuangan dan pemahaman mendalam mengenai kebijakan moneter serta dinamika pasar keuangan. Ia berpendapat bahwa jika disetujui oleh DPR, Destry dan Aida memiliki fondasi yang kuat untuk melanjutkan kepemimpinan BI dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Menurut Said, pilihan ini menegaskan komitmen untuk menjaga independensi BI dan menepis kekhawatiran akan politisasi lembaga tersebut, sekaligus berkontribusi pada stabilitas pasar keuangan. Ia menekankan bahwa rekam jejak kedua kandidat sangat penting dalam membangun kepercayaan pelaku pasar, yang membutuhkan konsistensi dan pemahaman mendalam terhadap sektor keuangan.
Said juga mengingatkan bahwa calon pimpinan BI akan menghadapi tantangan signifikan, termasuk gejolak ekonomi global, perubahan kebijakan internasional, fluktuasi nilai tukar, dan tekanan inflasi. Ia menegaskan bahwa mandat utama BI tetap pada menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi, namun juga bertugas berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pengembangan UMKM.
Lebih lanjut, Said menyoroti pentingnya perumusan kerangka kebijakan utama atau "core policy" yang jelas untuk arah kebijakan fiskal dan moneter ke depan, yang perlu dirumuskan bersama oleh Menteri Keuangan dan pimpinan BI yang baru.