bytedaily
Kamis, 21 Mei 2026 - 10:14 WIB

BI Antisipasi Lonjakan Permintaan Uang Tunai Menjelang Idulfitri 2026, Layanan Perluasan Digelar

Redaksi 17 Maret 2026 9 views
BI Antisipasi Lonjakan Permintaan Uang Tunai Menjelang Idulfitri 2026, Layanan Perluasan Digelar
Ilustrasi: BI Antisipasi Lonjakan Permintaan Uang Tunai Menjelang Idulfitri 2026, Layanan Perluasan Digelar

bytedaily - Bank Indonesia (BI) mencatat peningkatan signifikan dalam permintaan penukaran uang rupiah jelang Idulfitri 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi. Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, M. Anwar Bashori, melaporkan bahwa jumlah penukar melalui layanan resmi per 13 Maret 2026 telah mencapai 1.076.282 orang, melampaui angka 580.496 orang pada periode yang sama tahun sebelumnya, dengan kenaikan sekitar 85,4 persen.

Untuk memenuhi animo masyarakat yang tinggi, BI melakukan ekspansi layanan penukaran. Jumlah titik layanan ditingkatkan dari 5.202 menjadi 9.294 lokasi pada tahun ini, bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat. BI menilai lonjakan permintaan ini mencerminkan kebutuhan riil masyarakat terhadap uang pecahan kecil untuk keperluan tradisi berbagi, pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), serta aktivitas ekonomi selama bulan Ramadhan dan Idulfitri.

Selain itu, BI juga menggelar layanan penukaran tambahan 'Serambi Peduli Mudik' pada 16-17 Maret 2026 di 55 titik strategis yang berfokus pada arus mudik, seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, dan rest area. Layanan tambahan ini menyediakan sekitar 11.900 paket penukaran untuk memfasilitasi para pemudik.

BI menegaskan komitmennya untuk memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai melalui berbagai kanal resmi, termasuk kas keliling, layanan terpadu, dan perbankan. Bank sentral mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan penukaran uang hanya melalui layanan resmi BI dan perbankan demi menjamin keaslian, keamanan, serta menghindari risiko penipuan dan kerugian finansial dari praktik jual beli uang di luar jalur resmi.