bytedaily
Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:34 WIB

BMKG: Musim Hujan Dimulai Oktober 2026, El Nino Diprediksi Bertahan Hingga Awal 2027

Redaksi 31 Juli 2026 10 views
BMKG: Musim Hujan Dimulai Oktober 2026, El Nino Diprediksi Bertahan Hingga Awal 2027
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan mulai menyelimuti wilayah Indonesia pada bulan Oktober 2026. Prediksi ini disampaikan setelah puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi antara bulan Agustus hingga September 2026.

Menurut Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, musim kemarau tahun ini diperkirakan berakhir pada pertengahan Oktober. Setelah itu, musim hujan akan datang secara bertahap, diawali di wilayah Indonesia bagian barat.

Memasuki bulan November, musim hujan diprediksi mulai merata di berbagai wilayah lain, termasuk sebagian besar Pulau Jawa. Ardhasena menjelaskan bahwa peta prakiraan iklim menunjukkan adanya warna kuning pada Oktober dan November, yang mengindikasikan dimulainya musim hujan. Meskipun demikian, ia mencatat bahwa pada bulan November, curah hujan di Pulau Jawa masih diprediksi di bawah normal, namun hujan sudah mulai turun.

Ardhasena juga mengungkapkan bahwa musim hujan tahun ini akan bersamaan dengan fenomena El Nino, yang diprediksi akan berlangsung hingga awal 2027 dan mencapai puncaknya pada Desember 2026. Namun, ia menekankan bahwa El Nino tidak akan terlalu signifikan memengaruhi musim hujan, melainkan lebih terasa dampaknya saat puncak musim kemarau. Ia menambahkan bahwa dampak El Nino sangat bergantung pada kondisi suhu laut di sekitar Indonesia dan setiap kejadian El Nino memiliki karakteristik serta dampak yang berbeda.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.