bytedaily
Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:52 WIB

BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat

Redaksi 20 Agustus 2026 3 views
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi beberapa wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan pada hari ini, Kamis (20/8). Secara umum, curah hujan di Indonesia diperkirakan berada pada kategori rendah hingga menengah (0-150 mm/dasarian) selama periode Dasarian II Agustus hingga Dasarian I September 2026, yang mengindikasikan ketersediaan hujan yang terbatas dalam beberapa dasarian mendatang.

Menurut BMKG, kondisi ini dipengaruhi oleh El Nino dengan intensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif, yang cenderung mengurangi suplai uap air ke Indonesia dan mempertahankan atmosfer yang relatif kering. Meskipun demikian, pengaruh kedua fenomena tersebut tidak merata di seluruh wilayah, karena dinamika atmosfer regional dan lokal masih mendukung pembentukan awan hujan.

BMKG juga memprediksi aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) akan aktif di sebagian besar Sumatra, Kalimantan bagian barat dan utara, serta Papua bagian barat dan utara dalam sepekan ke depan. Selain itu, Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sebagian besar Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan, sementara Gelombang Rossby berpotensi berpropagasi di sebagian Kalimantan bagian utara dan timur. Aktivitas gelombang-gelombang ini dapat meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, terutama di wilayah yang didukung oleh konvergensi angin, kelembapan, dan labilitas atmosfer lokal.

BMKG menegaskan bahwa tidak ada wilayah yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat atau berstatus Siaga pada hari ini. Demikian pula, tidak ada wilayah yang berpeluang mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem yang masuk kategori Awas.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.